Produksi Beras Lokal Bangka Baru Capai 20 persen

  • 18 Jun 2026 18:28 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Produksi pangan beras petani lokal di Kabupaten Bangka memenuhi sekitar 20 persen dari total kebutuhan konsumsi masyarakat. Capaian tersebut belum memenuhi target swasembada pangan yang digencarkan pemerintah Probowo-Gibran.

Plt Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Bangka, Subhan mengatakan, produksi beras lokal baru sekitar 20 persen, dan sisanya masih sangat bergantung pasokan dari luar daerah.

“Untuk beras/padi kita masih sangat kurang, capaiannya baru sekitar 20 persen,” kata Subhan kepada RRI, Kamis 18 Juni 2026.

Ia mengakui, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan swasembada pangan dengan berbagai program dan mendorong percepatan tanam bagi petani lokal.

“Kita dari sebelumnya 1P 100 (satu tahun satu kali tanam), dan sekarang bahkan ada yang sudah 1P 300 atau satu tahun 3 kali tanam padi,” ujarnya.

Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi pangan yang menjadi unggulan, dari potensi inilah akan terus diupayakan peningkatan capaian ini.

“Kecocokan tanah maupun cuaca sangat bergantung dengan hasil produksi yang ada, oleh karena itu kita tak bisa memaksakan tanam holtikultura yang tak cocok dengan wilayah kita, seperti kentang, bawang dan lainnya,” ucapnya.

Hingga saat ini, pihaknya baru bisa memenuhi kebutuhan pangan seperti sayur-sayuran hijau, ikan dan cabai merah, sedangkan komoditas lainnya masih bergantung dengan daerah luar.

Warga Desa Kimak Kecamatan Merawang, Jhon mengatakan, sebagian masyarakat di wilayahnya sudah beralih menanam padi sawah.

"Daerah kita punya potensi peningkatan tanaman padi ini, jika dikelola dengan baik saya yakin bisa menjadi swasembada pangan sendiri," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....