Damri Tambah Jadwal Rute Lampung hingga Reaktivasi Rute Lama

  • 10 Jun 2026 13:04 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Perum DAMRI Cabang Pangkalpinang memastikan tidak hanya memastikan tarif Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tetap stabil meski adanya kenaikan harga BBM

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Perum DAMRI Pangkalpinang jamin tarif AKAP stabil meski BBM naik. Damri juga rencanakan turunkan tarif dan tambah frekuensi rute Pangkalpinang–Lampung.

General Manager Perum Damri Pangkalpinang, Agus Kuswana, mengatakan saat ini layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tersebut masih dalam masa promosi yang diproyeksikan berjalan selama tiga bulan lagi sehingga dipastikan tidak akan ada kenaikan harga tiket.

"Untuk rute antar kota antar provinsi, kebetulan kami masih dalam posisi layanan promosi sekitar 3 bulanan ini. Jadi, tidak akan ada rencana untuk kenaikan tarif," ujar Agus, Rabu 10 Juni 2026.

Agus mengatakan, skema penurunan tarif jika minat masyarakat terhadap layanan ini terus melonjak. Jika tingkat keterisian kursi (okupansi) memenuhi target, DAMRI berencana mengoperasikan armada bus yang lebih besar dan memangkas harga tiket.

"Malah rencana kami, kalau nanti penumpangnya banyak dan kita beralih menggunakan bus besar, tarifnya akan kami turunkan. Dari yang sebelumnya Rp600.000 bisa turun ke tarif Rp550.000. Syaratnya, dengan okupansi penumpang rata-rata minimal mencapai 70 persen dari kapasitas bus besar berisi 40 kursi," katanya.

Selain itu, DAMRI Cabang Pangkalpinang juga resmi menambah jam layanan untuk rute AKAP Pangkalpinang menuju Lampung. Langkah ini diambil guna mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat di kedua wilayah tersebut.

"Kami melakukan penambahan jam pelayanan untuk rute Pangkalpinang–Lampung. Jika sebelumnya rute ini hanya dilayani oleh satu bus dengan frekuensi dua kali seminggu, saat ini kita tingkatkan pelayanannya menjadi empat kali dalam seminggu," kata Agus.

Peningkatan kuantitas dan kualitas layanan ini merupakan bagian dari instruksi langsung jajaran manajemen pusat Perum DAMRI. Menurutnya, kepuasan pelanggan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional armada di lapangan.

"Kalau untuk layanan, insya Allah sesuai dengan arahan dari direksi dan pimpinan di kantor pusat. Kami harus selalu meningkatkan pelayanan agar para pengguna jasa angkutan antar kota di sini merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh DAMRI," katanya.

Di samping itu, manajemen Damri Pangkalpinang tengah bersiap melakukan ekspansi layanan. Fokus utama saat ini adalah mengaktifkan kembali rute-rute lama yang sempat strategis sembari menunggu armada bus berukuran besar tiba.

"Untuk saat ini kami belum ada penambahan rute baru. Namun, rencana ke depan kami ingin membuka dan mengaktifkan kembali rute dari Tobali - Pangkalpinang - Mentok (Muntok)," katanya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal keberangkatan, rute, dan pemesanan tiket, Layanan Pelanggan Damri Pangkalpinang dapat dihubungi melalui nomor 0877-8489-9998.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax. Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan, penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah.

Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth.

Pertamina Patra Niaga senantiasa berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Kami memastikan pasokan Pertamax tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” katanya.

Dalam komitmennya melaksanakan tugas pendistribusian BBM Bersubsidi baik BBM jenis gasoline yaitu Pertalite dan BBM jenis gasoil yaitu Biosolar, Harga jual kedua produk bbm bersubsidi tersebut tetap dilayani dengan harga jual Pertalite Rp. 10.000 / ltr dan Biosolar Rp. 6.800 / ltr.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....