Pemkab Belitung Matangkan Kesiapan Sambut Wisatawan Mancanegara

  • 13 Apr 2026 15:57 WIB
  •  Sungailiat

Pemerintah Kabupaten Belitung mematangkan kesiapan menyambut wisatawan mancanegara seiring dibukanya penerbangan internasional rute Singapura–Belitung oleh maskapai Scoot yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 3 Mei 2026.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan, pemerintah daerah akan menggelar koordinasi bersama Angkasa Pura dan seluruh instansi terkait untuk memastikan pelayanan penerbangan internasional berjalan lancar.

"Kita akan meeting dengan Angkasa Pura dan seluruh stakeholder, Karantina, Bea Cukai, Imigrasi, semua yang terlibat langsung," kata Djoni saat konferensi pers di Kantor Bupati Belitung, Senin 13 April 2026.

Djoni juga menyoroti kesiapan sektor pariwisata, terutama terkait jadwal kedatangan wisatawan yang tiba pada pagi hari, sementara jam check-in hotel umumnya dimulai siang hari.

"Kita tahu kalau penerbangan pagi, untuk check-in hotel itu kan punya batas waktu, jam 12 atau jam 2. Bagaimana mereka? Ini yang akan kita bicarakan ke pihak hotelnya," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Sastra Yuni Ardi mengatakan, Belitung tidak hanya menjual wisata bahari, namun juga akan menawarkan paket wisata budaya, gastronomi, serta wisata tematik lainnya.

Ia menyebut, wisatawan yang datang melalui penerbangan Scoot nantinya akan diarahkan mengikuti paket perjalanan yang telah disiapkan, termasuk konsep open trip dan pengaturan rute wisata.

"Wisatawan yang datang melalui penerbangan Scoot nanti juga bisa diarahkan mengikuti paket-paket tersebut. Selain itu, akan ada juga konsep open trip yang akan kita siasati," ujarnya.

Sastra menambahkan, pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan Belitung Timur agar wisatawan dapat menikmati paket perjalanan 4 hari 3 malam atau 5 hari 4 malam, menyesuaikan jadwal penerbangan Scoot.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, Firdaus Zamri mengatakan, pihaknya telah membahas penambahan sarana pendukung transportasi, termasuk rencana pengoperasian bus wisata.

"Terkait upaya penambahan sarana dan prasarana, seperti bus-bus pariwisata untuk menunjang mobilitas wisatawan di destinasi, kemarin sebenarnya sudah masuk dalam pembahasan bersama BPTD," kata Firdaus.

Ia menjelaskan, Dishub telah menelusuri rute perjalanan wisata yang dimulai dari bandara menuju terminal, kawasan hotel, hingga sejumlah destinasi unggulan seperti Tanjung Kelayang, Tanjung Tinggi, dan kawasan wisata lainnya.

"Kami sudah menelusuri rute untuk membuka trip baru. Rute tersebut dimulai dari bandara, kemudian menuju terminal, dilanjutkan ke putaran hotel yang ada di kawasan," ujarnya.

Firdaus menyebut, pihaknya telah bersurat dan memastikan kesiapan armada serta posisi kendaraan yang akan disiapkan untuk mendukung mobilitas wisatawan.

"Untuk posisi stand by, ya, itu memungkinkan dan sudah disiapkan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....