Keteladanan Pemimpin Dinilai Kunci Hidupkan Pancasila

  • 02 Jun 2026 00:49 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat — Sejumlah pendengar yang mengikuti dialog interaktif Hari Lahir Pancasila di RRI Sungailiat menyoroti masih adanya kesenjangan antara nilai-nilai Pancasila dengan realitas kehidupan masyarakat saat ini, terutama terkait keadilan sosial dan persatuan bangsa.

Salah satunya Sakban dari Srimenati yang mempertanyakan implementasi sila kelima dalam kehidupan sehari-hari. Ia mencontohkan persoalan distribusi kebutuhan masyarakat yang menurutnya masih menunjukkan adanya ketimpangan pelayanan.

Menanggapi hal tersebut, akademisi Derry Nodianto menilai bahwa keteladanan para pemimpin dan elit menjadi faktor penting dalam menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

" Jadi berbagai persoalan seperti ketimpangan sosial, lemahnya rasa keadilan, hingga praktik-praktik yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat menunjukkan adanya jarak antara nilai ideal Pancasila dan kenyataan di lapangan," ujarnya.

Ia mengakui bahwa banyak masyarakat mempertanyakan implementasi sila Persatuan Indonesia maupun Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dalam berbagai kebijakan publik.

Deri menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat kehilangan harapan terhadap Pancasila.

" Justru nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila ini harus terus diperjuangkan melalui pendidikan, keteladanan, dan pembiasaan dalam kehidupan kita sehari-hari," jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan karakter sebagai fondasi utama bangsa. Menurutnya, kecerdasan intelektual saja tidak cukup apabila tidak diimbangi kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial.

“Pancasila harus menjadi jiwa dan pemikiran bangsa Indonesia. Ketika nilai dan fakta belum berjalan seiring, maka tugas kita bersama adalah menghadirkan kembali keteladanan dan karakter dalam setiap lini kehidupan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....