Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perkuat Nilai Kebangsaan di Era Digital
- 01 Jun 2026 11:35 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital.
Guru SMAN 1 Pemali, Derry Nodyanto, mengatakan Pancasila merupakan warisan berharga para pendiri bangsa yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai warga negara.
“Momentum Hari Lahir Pancasila ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk kembali kepada nilai-nilai Pancasila dan menjadikannya sebagai jiwa serta pemikiran dari setiap manusia Indonesia,” ujarnya dalam dialog memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026.
Derry menjelaskan, lahirnya Pancasila tidak dapat dipisahkan dari gagasan yang disampaikan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, mengenai rumusan dasar negara yang kemudian menjadi fondasi berdirinya bangsa Indonesia.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila hingga saat ini masih sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan zaman. Sebagai filsafat kebangsaan, Pancasila mampu menjadi perekat persatuan sekaligus arah pembangunan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Pancasila adalah filsafat kebangsaan negara kita, bukan filsafat perseorangan. Karena itu, nilai-nilainya harus terus kita kuatkan dan aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan tersendiri. Masyarakat saat ini dihadapkan pada banjir informasi yang tidak seluruhnya memberikan dampak positif, sehingga diperlukan kemampuan untuk menyaring dan memilih informasi secara bijak.
Dalam kondisi tersebut, Derry menegaskan Pancasila harus menjadi filter dalam menghadapi berbagai informasi dan pengaruh yang datang dari luar. Dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, masyarakat dapat lebih bijaksana dalam menggunakan teknologi digital dan media sosial.
“Di era digital, tantangannya adalah derasnya arus informasi. Karena itu, Pancasila harus menjadi filter agar kita tetap memiliki pegangan dalam bersikap dan mengambil keputusan,” jelasnya.
Pendengar RRI, Muhammad Irwan mengaku, teknologi digital yang berkembang pesat sekarang ini sangat mengkhawatirkan prilaku generasi muda.
“Karena semua ada di gadget, sehingga kalau tidak disaring, tidak dikontrol, khawatir dapat menjadi racun bagi generasi muda, tapi sebaliknya, kalau bisa digunakan dengan baik, justru memberikan manfaat bagi anak,” ucapnya.
Pemahaman ini yang harus diberikan kepada generasi muda mampu menyaring, semua informasi dunia digital agar memberikan manfaat dalam kehidupan tanpa mengesampingkan nilai – nilai Pancasila.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....