Tekan Stabilitas Harga, Pemkab Belitung Gelar GPM jelang Iduladha
- 19 Mei 2026 13:41 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Nasional Tanjungpandan, Selasa (19/5/2026). GPM sebagai upaya menekan kenaikan harga dan menjaga stabilitas pasokan pangan di masyarakat.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Belitung, Enny Sulistyowati mengatakan, kegiatan tersebut digelar DKPP Belitung bekerja sama dengan Bulog, distributor, petani, serta Kelompok Tani. GPM juga dirangkaikan dengan Pasar Tani yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilisasi harga serta memastikan ketersediaan pasokan pangan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah," kata Enny, saat ditemui di lokasi.

Ia menyebutkan sejumlah komoditas dijual lebih murah dibandingkan harga pasar, seperti cabai rawit yang dijual Rp60.000 per kilogram, sementara di pasar mencapai Rp90.000 per kilogram. Selain itu, ayam potong dijual Rp40.000 per kilogram, lebih murah dari harga pasar yang berkisar Rp43.000 per kilogram.
"Harga yang kami tawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar," ujarnya.
Menurut Enny, pada kegiatan ini tersedia beras SPHP, beras premium seperti Permata dan Sawah Hijau, telur, daging ayam, daging kerbau beku, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, hingga hasil pertanian lokal dari petani Belitung. Ia menambahkan, GPM hanya digelar satu hari, namun dalam setahun biasanya dilaksanakan hingga beberapa kali, terutama pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional.
"Perkiraan kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali menjelang Hari Jadi Kota Tanjungpandan. Rencana sementara lokasinya di kawasan Tanjung Pendam, namun masih menunggu arahan," ucapnya.

Sementara itu, pedagang bahan pangan, Juniarti mengatakan harga komoditas yang dijual di GPM dibuat lebih murah agar masyarakat terbantu. Ia menjual kentang dan tomat seharga Rp20.000 per kilogram, lebih rendah dari harga pasar yang biasanya Rp22.000 per kilogram.
"Saya memang sengaja menurunkan harga, biar masyarakat bisa terbantu. Walaupun selisihnya hanya seribu atau dua ribu, yang penting masyarakat bisa belanja lebih murah," kata Juniarti.
Warga Belitung, Yanti mengaku terbantu dengan adanya GPM karena harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan pasar. Ia membeli beras Permata seharga Rp77.000 per kemasan lima kilogram serta gandum Rp11.500 per kilogram.
"Kalau di luar biasanya beras Permata sekitar Rp81.000 sampai Rp82.000. Kalau gandumnya biasanya sekitar Rp14.000 sampai Rp15.000," kata Yanti.
Pemkab Belitung menilai kegiatan GPM menjadi langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga pangan serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Iduladha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....