Tanam Mangrove di Desa Juru Seberang, Perkuat Benteng Alami Tanjungpandan
- 05 Mei 2026 17:38 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Yayasan Tarsius Center Indonesia (TCI) melakukan penanaman mangrove di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Selasa 5 Mei 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat kawasan pesisir yang dinilai menjadi benteng alami Kota Tanjungpandan dari ancaman degradasi pantai hingga risiko banjir.
Project Manager Tarsius Center Indonesia, Ade Afrilian Saputra mengatakan, Desa Juru Seberang dipilih karena letaknya paling dekat dengan pusat kota sekaligus menjadi kawasan penyangga utama garis pantai. Menurutnya, keberadaan mangrove di wilayah tersebut menjadi perlindungan penting bagi Tanjungpandan.
"Mangrove tersebut bisa menjadi benteng alami bagi Tanjungpandan. Jika mangrove di kawasan Seberang hilang, maka Tanjungpandan berpotensi mengalami degradasi pantai, bahkan risiko terburuknya banjir," katanya, Selasa siang.
Ia menjelaskan, kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari Program Solusi di Desa Juru Seberang. Sebelumnya, Kelompok Masyarakat Bakau Teruntum yang bekerja sama dengan Yayasan TCI telah lebih dulu menanam sebanyak 12.500 bibit mangrove di lahan seluas 4 hektare.
"Kegiatan hari ini merupakan penanaman mangrove dalam rangka Program Solusi di Desa Juru Seberang," ujarnya.
Ade menyebut, kelompok masyarakat akan terus bekerja hingga tahun 2028 untuk memastikan mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik. Perawatan dilakukan dengan monitoring setiap satu bulan sekali dan penyulaman jika terdapat tanaman yang mati.
"Setiap satu bulan sekali mereka akan melakukan monitoring, kemudian mengganti tanaman mangrove yang mati melalui metode tambal sulam," ucapnya.
Ia menambahkan, penanaman dipusatkan di kawasan Tanjung Sabang karena wilayah tersebut mengalami degradasi cukup luas. Total bibit mangrove yang disiapkan dalam program ini mencapai 18.750 bibit yang akan ditanam secara bertahap. Selain penanaman mangrove, Program Solusi juga akan dikembangkan melalui rencana pembangunan panggung laut dan pembentukan bank sampah di Desa Juru Seberang.
Sementara itu, salah satu warga Tanjungpandan, Yasir, mengapresiasi langkah penanaman mangrove tersebut. Ia menilai keberadaan mangrove di kawasan Seberang sangat penting karena menjadi pelindung alami bagi kota dari ancaman abrasi dan banjir rob.
"Jadi penanaman seperti ini memang bagus, apalagi kalau dirawat terus supaya benar-benar tumbuh. Ayolah kita sama-sama menjaga lingkungan kita," katanya.
Ia berharap program tersebut bisa berjalan berkelanjutan, serta mengajak masyarakat ikut menjaga mangrove yang sudah ditanam agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....