Harga Dexlite Melonjak, Warga Beltim Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan
- 26 Apr 2026 12:26 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Dexlite yang cukup signifikan membuat sejumlah pengguna kendaraan diesel di Kabupaten Belitung Timur mulai mengurangi pemakaian kendaraan mereka. Harga Dexlite melonjak hingga menyentuh Rp24.150 per liter di wilayah Belitung Timur.
Salah satunya dirasakan Herwanto alias Pocay (50), warga Desa Lalang Jaya Kecamatan Manggar. Pocay mengatakan, kenaikan tersebut cukup memberatkan, terutama bagi pemilik kendaraan berbahan bakar diesel seperti mobil Pajero yang digunakannya.
“Saya kaget, tiba-tiba naik cukup tinggi. Tidak ada informasi sebelumnya, tahu-tahu sudah naik saja,” ujar Pocay kepada RRI, Minggu, 26 April 2026.
Ia menjelaskan, sebelum kenaikan harga, untuk mengisi penuh tangki kendaraan yang berkapasitas sekitar 75 liter, dirinya hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp1 juta. Namun kini, biaya yang harus dikeluarkan hampir mencapai Rp2 juta.
“Sekarang pasti dikurangi. Kalau dekat-dekat pakai mobil bensin saja, yang lebih terjangkau. Kalau ada keperluan tertentu baru pakai kendaraan yang BBM dexlite," katanya.
Hal serupa disampaikan Andi warga Kecamatan Manggar, yang kini lebih selektif menggunakan kendaraan. Ia memilih menunda aktivitas yang tidak mendesak untuk menghemat pengeluaran. Menurutnya, lonjakan harga yang cukup tinggi berdampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat
“Harapannya ada penyesuaian harga atau solusi lain, karena ini cukup membebani, apalagi untuk yang bergantung pada kendaraan,” katanya.
Diketahui, pemerintah pusat telah menaikkan harga BBM non subsidi sejak 18 April 2026, yang mencakup jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan ini berdampak langsung pada masyarakat, khususnya pengguna kendaraan berbahan bakar diesel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....