Pedagang Tahu Sungailiat Serap Kenaikan Harga Kedelai tanpa Naikkan Harga Jual
- 25 Apr 2026 16:37 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Meski harga kedelai di pasaran mengalami kenaikan saat ini, para pedagang tahu di Sungailiat memilih untuk tidak menaikkan harga jual kepada konsumen. Mereka tetap mempertahankan harga lama demi menjaga daya beli masyarakat.
Sejumlah pembuat tahu mengaku kenaikan harga kedelai memang cukup berdampak pada biaya produksi. Namun, mereka memilih menyiasati kondisi tersebut dengan mengurangi margin keuntungan daripada harus membebankan kenaikan harga kepada pelanggan.
“Saat ini harga kedelai naik, tapi kami belum berani menaikkan harga tahu. Kami khawatir pelanggan berkurang kalau harga ikut naik,” ujar salah satu pedagang tahu Anyung kepada RRI, 25 April 2026.
Para pedagang juga mengungkapkan bahwa permintaan tahu masih stabil, terutama dari pelanggan langganan seperti warung makan dan pedagang sayur. Oleh karena itu, menjaga harga tetap stabil dinilai lebih penting untuk mempertahankan pasar.
Sementara itu, para konsumen mengapresiasi keputusan para pedagang yang tetap mempertahankan harga di tengah kenaikan bahan baku. Mereka berharap kondisi harga kedelai segera kembali stabil agar para pelaku usaha tidak terus terbebani.
“Harga masih seperti biasa kita beli, seribu rupiah per butir, tapi kalau beli di pabrik Rp10 ribu dapet 12 atau 13 biji,” kata pembeli tahu Ayu.
Menurut Ayu, cukup gemar mengonsumsi tahu untuk keluarga, sehingga cukup sering membeli tahu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....