Warga Pangkalpinang Kini Bisa Bayar Pajak Secara Digital

  • 23 Apr 2026 19:28 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong peningkatan realisasi pajak daerah melalui berbagai inovasi. Salah satu langkah strategis dilakukan oleh Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang dengan mengedepankan digitalisasi sistem pembayaran pajak.

Kepala Bidang Penagihan Bakeuda Kota Pangkalpinang, Ajung Zulpian, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah menggencarkan sejumlah upaya, salah satunya melalui penerapan pembayaran non-tunai.

“Akan ada beberapa upaya yang kami lakukan, salah satunya digitalisasi pembayaran. Masyarakat Pangkalpinang sudah cukup familiar dengan sistem non-tunai, sehingga kini pembayaran pajak bisa dilakukan melalui QRIS, virtual account, ATM, maupun gerai pembayaran lainnya,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.

Menurut Ajung, langkah ini diambil untuk mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp250 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar Rp11 miliar dibandingkan target tahun 2025 yang sebesar Rp239 miliar.

Selain itu, Bakeuda juga memperluas digitalisasi layanan pajak daerah, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kini masyarakat sudah dapat mengakses Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dalam bentuk digital.

“SPPT digital sudah bisa diperoleh masyarakat. Kami juga telah menyampaikan edaran dari Wali Kota ke kecamatan hingga seluruh warga Pangkalpinang. website pajakonline.pangkalpinangkota.go.id ,"katanya.

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu lagi menunggu distribusi SPPT fisik. Cukup dengan memasukkan nomor objek pajak melalui tautan resmi layanan pajak, warga sudah bisa mendapatkan SPPT digital yang memiliki legalitas yang sama dengan versi cetak.

Pemerintah berharap, kemudahan akses dan sistem pembayaran yang semakin modern ini dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, sekaligus mendongkrak realisasi PAD Kota Pangkalpinang ke depan.

Sementara itu, Lutfi salah satu berharap PAD yang berhasil dikumpulkan ini dapat digunakan dengan semestinya.

"Harapannya PAD yang telah ada dapat memberikan dampak kepada masyarakat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....