Dispaper Pangkalpinang Gelar Pelatihan Olahan Pangan dan Pola Konsumsi B2SA
- 15 Apr 2026 13:30 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) melalui pelatihan pengolahan pangan lokal bagi kelompok dasawisma dan keluarga.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dimulai sejak Selasa hingga Rabu 15 April 2026, bertempat di Aula Dispaper Kota Pangkalpinang. Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin.
Kabid, Ketahanan Pangan, Dispaper Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida, menyampaikan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya inovatif pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola konsumsi gizi seimbang.
“Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu, agar mampu menyusun menu B2SA yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anggota keluarga, baik berdasarkan usia, jenis kelamin, maupun tingkat aktivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, peserta kegiatan berasal dari TP PKK Kota Pangkalpinang, mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan. Untuk menjaga efektivitas pelatihan, kegiatan dibagi dalam dua sesi selama dua hari, mengingat adanya praktik langsung dalam pengolahan pangan lokal.
“Ada praktik memasak, jadi peserta kami bagi menjadi dua kelompok. Jika digabung dalam satu waktu, proses pembelajaran dikhawatirkan kurang maksimal,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Yiyi berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengatur pola konsumsi keluarga agar lebih sehat dan seimbang.
“Kami ingin mengubah pola pikir tersebut, agar masyarakat lebih bijak dalam mengolah dan mengonsumsi pangan, tidak hanya sehat tetapi juga efisien,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin menyebutkan peran ibu-ibu sangat penting dalam menentukan kualitas gizi keluarga. Melalui kegiatan ini, ia ingin para peserta tidak hanya memahami konsep B2SA, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Ibu-ibu ini kunci di keluarga. Jadi harus benar-benar paham bagaimana menyusun makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman, termasuk dalam menentukan porsi yang tepat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....