DPW PKB Babel Gelar Musyarawarah Cabang

  • 05 Apr 2026 14:47 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Muscab PKB Babel

‎RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali melanjutkan rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan berlangsung di Pangkalpinang, 5 April 2026 ini melanjutkan rangkaian kegiatan yang sebelumnya digelar di Kabupaten Belitung. wilayah Bangka, Minggu (05/04/2026).

‎‎Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua DPW PKB Bangka Belitung Bertu Merlas, Sekretaris DPW Agam Dliya Ul-Haq, perwakilan DPP PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, serta Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

‎Ketua DPW PKB Babel, Bertu Merlas, Muscab kali ini DPW tidak menentukan langsung struktur kepengurusan di tingkat kabupaten/kota. DPW hanya bertugas mengusulkan nama calon ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

‎"Muscab tahun ini serentak diseluruh Indonesia, ada aturan internal Muscab ini tidak menentukan siapa ketuanya, tapi kita menentukan siapa calonnya. Siapa yang menentukan Ketua, Sekretaris dan Bendahara? itu hak sepenuhnya dari Dewan Pimpinan Pusat," kata Bertu.

Ia mengatakan,, kebijakan tersebut diambil berdasarkan evaluasi perjalanan partai, khususnya pada Pemilu 2009 saat perolehan kursi DPR RI PKB mengalami penurunan signifikan.

‎"Mengapa demikian? Bahwa dalam sejarah PKB yang membuat PKB tidak kuat cuma satu ketika kita tidak guyup tidak kompak. Untuk menghindari hal itu maka DPP PKB membuat aturan internal bahwa setiap Muscab kita mencari calonnya saja, tapi yang menentukan siapa yang menjadi Ketua, Sekretaris Bendahara, itu hak preogratif dari DPP," katanya.‎

Ia berharap pelaksanaan Muscab di Bangka dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik, seperti yang telah terlaksana di Belitung.

‎Sementara itu, perwakilan DPP PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai dengan menghindari konflik dan intrik.‎

‎"Oleh karna itu sistem yang kita bangun hari ini tidak ada kontestasi tetapi juga demokratis," kata Neng.

‎Meski demikian, ia memastikan DPP tetap melakukan pemetaan terhadap figur-figur potensial di daerah, sekaligus membuka peluang seluas-luasnya bagi tokoh masyarakat yang ingin bergabung.

‎‎"Oleh karna itu dalam sistem Muscab kita ada kemudian pemetaan hasil dari DPP siapapun itu, barangkali ada tokoh atau figur yang ingin dicalonkan silakan tolong diusulkan di Muscab tersebut, maka hasil yang keluar dari Muscab tersebut akan kita bawa ke DPP," katanya.

Sementara, Sekretaris DPW PKB Babel, Agam Dliya Ul-Haq, menjelaskan, peserta Muscab tetap memiliki ruang untuk mengajukan nama calon Ketua DPC di luar hasil penjaringan awal, dengan syarat mendapat dukungan.

‎"Ketua DPC nya bukan ditentukan disini, jadi nama disampaikan ke DPP, nanti di Muscab juga bisa mengajukan nama juga, kalo yang lain setuju, nanti bisa menjadi salah satu calon ketua DPC diluar hasil tim penjaringan tadi," kata Agam.

‎Ia menambahkan, calon yang masuk seleksi DPP nantinya wajib mengikuti tahapan lanjutan, mulai dari psikotes hingga uji kelayakan dan kompetensi (UKK).

‎"Jadi DPW tidak punya kewenangan menentukan siapa Ketua DPC," ujarnya.

‎Agam memprediksi seluruh proses pemilihan Ketua DPC PKB kabupaten/kota akan rampung pada Mei hingga Juni 2026. Mengingat, akan dilakukannya pelantikan Ketua DPC PKB serentak di seluruh Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 nanti.

‎Ia pun berharap seluruh kandidat yang muncul dalam Muscab dapat tetap bersatu dan bersama-sama membesarkan partai, terlepas siapapun nanti sosok yang terpilih memimpin DPC PKB di Kab/Kota.

‎"Harapan kita semoga nanti bisa bersatu dari nama-nama calon ini, ini bukan kompetisi tapi ini musyawarah, dan nanti para calon-calon ini bisa memberikan dampak yang sama dan bisa bersatu," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....