Penuhi Kebutuhan Konsumen, Ayam Pasar Kite Sungailiat Didatangkan dari Lampung
- 09 Mar 2026 13:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pasokan ayam potong yang dijual di Pasar Kite Sungailiat, Kabupaten Bangka, saat ini sebagian didatangkan dari Provinsi Lampung.
Pedagang ayam di Pasar Kite Sungailiat Apri menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir permintaan ayam potong cukup tinggi, sementara stok dari peternak lokal terbatas. Kondisi tersebut membuat pedagang harus mencari pasokan tambahan dari luar daerah.
“Permintaan masyarakat cukup banyak, apalagi saat Ramadan seperti sekarang. Karena stok dari peternak lokal terbatas, sebagian ayam terpaksa didatangkan dari Lampung agar kebutuhan pasar tetap terpenuhi,” ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.
Menurutnya, ayam dari Lampung biasanya dikirim menggunakan jalur laut menuju Bangka sebelum kemudian didistribusikan kepada para pedagang di pasar. Meski didatangkan dari luar daerah, kualitas ayam tetap dijaga agar layak dikonsumsi masyarakat.
"Keberadaan pasokan dari luar daerah ini membantu pedagang agar tetap bisa melayani kebutuhan pembeli setiap hari. Tanpa tambahan pasokan tersebut, dikhawatirkan ketersediaan ayam di pasar akan mengalami kekurangan," ucap Apri.
Sementara itu, pedagang berharap ke depan produksi ayam dari peternak lokal dapat meningkat sehingga ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat berkurang. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bangka dapat terpenuhi dari produksi daerah sendiri.
Sementara itu Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Syarli Nopriansyah mengaku, jika hasil monitoring yang dilakukan di kandang ternak ayam yang ada di Kabupaten Bangka, persediaan ayam dan telur ayam cukup banyak dan mencukupi memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Per Minggu kemarin saja, persediaan ayam mencapai 17 ton, dan harga dari produsen Rp34 ribu per kilogram," ujar Syarli.
Menanggapi adanya ayam yang didatangkan dari Lampung, menurut Syarli, memang terjadi penyebaran pasaran ayam ternak lintas daerah, dimana ayam produksi Kabupaten Bangka tidak hanya di pasarkan untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Bangka saja, tetapi juga ke daerah lain, seperti Bangka Tengah, Bangka Selatan bahkan Palembang.
"Lalu lintas daging ini tidak bisa dibatasin, bisa sampai ke Toboali, Palembang. Yang ngatur pokpan, mereka akan mendorong agar ayam ternak dapat terjual ke pasaran," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....