Satpol PP Bangka Awasi Peredaran Rokok Ilegal
- 02 Mar 2026 20:32 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka menggencarkan pengawasan peredaran rokok ilegal di sejumlah titik wilayah Kabupaten Bangka. Selain melakukan pemantauan langsung ke lapangan, petugas juga memberikan sosialisasi dan pemahaman hukum kepada para pedagang serta masyarakat.
Plh. Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka Achmad Suherman menjelaskan, kegiatan pengawasan menyasar warung, toko kelontong yang diduga memperjualbelikan rokok tanpa pita cukai atau dengan pita cukai tidak sesuai ketentuan.
"Kegiatan ini sesuai dengan edaran dari Kemendagri untuk peningkatan ekonomi di daerah, dengan pemberantasan rokok ilegal," kata Achmad Suherman kepada RRI, Senin, 2 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, petugas yang dipimpin Kasi Penyidik Sueb, melakukan pemeriksaan secara persuasif dan humanis, sembari mengedukasi pemilik usaha terkait ciri-ciri rokok ilegal.
Dijelaskan Achmad Suherman, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga berpotensi merugikan konsumen karena tidak terjamin kualitas dan keamanannya. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
“Kami memberikan pemahaman kepada pedagang tentang konsekuensi hukum jika tetap memperjualbelikan rokok ilegal. Kami mengedepankan langkah preventif agar masyarakat lebih sadar dan patuh terhadap aturan,” ujarnya.
Satpol PP Bangka juga mengajak masyarakat turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran rokok ilegal di lingkungan sekitar. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk menekan praktik perdagangan ilegal yang berdampak luas terhadap perekonomian daerah maupun nasional.
Ke depan, pengawasan akan terus diperkuat melalui koordinasi lintas instansi guna memastikan peredaran barang kena cukai di Kabupaten Bangka berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Kita mendukung kinerja Satpol PP Bangka dalam memberantas penjualan rokok ilegal, semoga ini dipatuhi pedagang sehingga tidak merugikan masyarakat," ucap Warga Sungailiat Samsul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....