Rehabilitasi Butuh Komitmen dan Dukungan
- 11 Feb 2026 12:10 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat — BNN Kabupaten Bangka menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi penyalahguna narkotika sangat bergantung pada komitmen pribadi masing-masing individu.
Penyuluh Narkoba BNNK Bangka, Dita Febriani, menjelaskan bahwa program rehabilitasi rawat jalan umumnya berlangsung 8–16 kali pertemuan selama sekitar tiga bulan. Sementara rawat inap dapat berlangsung tiga hingga enam bulan.
Namun, ia menekankan bahwa tidak ada jaminan seseorang bebas sepenuhnya dari risiko kambuh.
“Yang menjamin mereka tidak kembali menggunakan narkoba adalah dirinya sendiri dan Tuhan. Kalau kembali ke lingkungan lama, bertemu orang yang sama, godaannya besar,” ujarnya.
Karena itu diharapkan peran keluarga dan lingkungan diharapkan mampu membangun ketahanan mental sejak dini, agar anak-anak tidak terjerumus sejak awal.
Seorang pendengar Gusti dari Sungailiat menilai peran lingkungan sangat penting agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus sama-sama mengawasi. Kalau anak sudah masuk lingkungan yang salah, sulit menariknya kembali. Program seperti ini harus rutin dan berkelanjutan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....