Gereja Katolik Sungailiat Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

  • 08 Feb 2026 17:36 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Gereja Santa Maria Pengantara Segala Rahmat Sungailiat, Kabupaten Bangka, menggelar pemeriksaan kesehatan gratis pada Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakann dalam rangka memperingati Hari Orang Sakit Sedunia 2026.

Pemeriksaan kesehatan gratis ini diikuti oleh 186 jemaat terdiri dari 22 Kelompok Basis Gereja yang ada di Sungailiat, Pemali, Tuing dan Bedukang. Selain itu, sebanyak 9 dokter dan 6 tenaga medis yang dikerahkan dalam melayani kesehatan jemaat ini memiliki latar belakang beragam mulai dari spesialis penyakit dalam, mata, gigi dan lainnya.

Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Aris Nurhadi mengatan kegiatan ini menjadi agenda rutin dari tim Pemberdayaan Sosial Ekonomi Gereja Paroki Sungailiat. Ia juga mengatakan kegiatan ini dilaksanakan di Gereja Paroki Sungailiat untuk mengambil lingkup yang lebih luas.

"Target kami memang setiap KBG itu mengirim 10 nama pasien, namun data yang sudah masuk 186 pasein semoga di tahun depan kita dapat lebih maksimal lagi dengan jumlah pasien yang lebih banyak," katanya kepada RRI.

Terkait pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, Aris mengatakan kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi yakni sesi pertama pada pukul 10.00 WIB sampai 12.30 WIB dan sesi kedua pada 13.00 sampai 15.00 WIB.

Sementara itu, Pastor Paroki Gereja Santa Maria Pengantara Segala Rahmat, Romo Antonius Suyata mengatakan Hari Orang Sakit Sedunia 2026 mengambil tema "Belas Kasih Orang Samaria Mengasihi dengan Menanggung Penderitaan Orang Lain". Ia berharap dengan adanya kegiatan ini jemaat semakin peduli dan saling mengasihi antarsesama.

"Gereja ingin supaya kita tidak tenggelam dalam doa dan peribadatan tetapi menyeimbangkan antara doa, peribadatan dan aksi nyata. Kasih dan cinta itu harus diwujudkan dalma tindakan nyata seperti dengan pemeriksaan kesehatan gratis ini," katanya.

Salah satu jemaat, Ludia mengatakan dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat memudahkannya dan suami untuk mendeteksi penyakit yang ada di dalam tubuh.

"Kita jadi dapat mengetahui kesehatan kita, apalagi kayak kami ini kan lansia, banyak keluhan, kalau sudah tua itu mungkin sudah banyak keluhan tentang penyakitnya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....