Komoditas Ayam Ras Berpotensi Naik Jelang Ramadan

  • 03 Feb 2026 16:26 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Menghadapi momentum Ramadan dan Idulfitri, potensi kenaikan harga daging ayam ras menjadi perhatian utama di Kabupaten Belitung Timur. 

Berdasarkan hasil dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) komoditas daging ayam ras menjadi salah satu penyumbang inflasi sebesar 0,07 persen. Sepanjang tahun 2025, harga daging ayam ras tercatat mengalami fluktuasi, naik dan turun secara berkala.

Kepala BPS Kabupaten Belitung Timur, Dwi Widiyanto melalui Statistisi Ahli Madya, Fetia Nursih Widiastuti mengatakan fluktuasi harga daging ayam ras menjadi perhatian menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri. Pada momentum tersebut, kenaikan harga komoditas muncul berulang dan pola ini menjadi pengingat untuk antisipasi pengendalian harga.

"Perkembangan inflasi ini mencerminkan dinamika harga pangan yang masih menjadi faktor dominan, sekaligus menunjukkan pentingnya pengendalian harga bahan pokok di tingkat daerah," kata Fetia di Manggar pada Selasa, 3 Februari 2026.

Sementara itu, Bupati Beltim, Kamarudin Muten melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Bayu Priyambodo, mengungkapkan bahwa seluruh elemen masyarakat perlunya kewaspadaan terhadap potensi kenaikan inflasi pada Februari 2026 seiring meningkatnya harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Hari Raya IdulFitri.

"Pemkab Beltim terus berkomitmen untuk memperkuat pengendalian inflasi melalui kerja sama lintas sektor, baik dengan instansi vertikal, pelaku usaha, maupun masyarakat," katanya.

Fluktuasi harga juga dirasakan pedagang di pasar Lipat Kajang Manggar. Salah seorang pedagang ayam, Yuda, mengatakan harga dari pemasok kerap berubah sehingga berdampak pada harga jual ke konsumen. 

“Kadang harga naik mendadak, tapi kalau pasokan lancar biasanya bisa turun lagi. Menjelang puasa ini pembeli mulai ramai,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....