Longsor Tambang Timah Pemali, Tiga Penambang dalam Pencarian
- 02 Feb 2026 21:35 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Tiga orang penambang saat ini masih dalam pencarian, akibat kecelakan tanah longsor di tambang timah Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Senin 2 Februari 2026.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Mikel Rachman Junika menuturkan, upaya pencarian masih dilakukan setelah sebelumnya dilaporkan 4 korban belum ditemukan akibat insiden kecelakaan tambang tersebut.
"Satu baru saja kita temukan, tim cukup berhati hati mencari korban dibawah timbunan pasir longsor, lantaran kondisi medan cukup berbahaya," kata Mikel dalam laporan yang diterima RRI.
Lokasi tanah yang tidak stabil dan rawan longsor susulan menjadi tantangan utama dalam upaya pencarian tiga pekerja yang masih tertimbun. "Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan personil SAR terkait, untuk memaksimalkan proses pencarian. Semoga operasi ini diberi kelancaran," ujarnya.
Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) digelar menyusul insiden longsor yang menimpa area tambang timah di kawasan Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka mengakibatkan sedikitnya tujuh penambang tertimbun.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sekelompok penambang sedang beraktivitas menggunakan alat berat. Tiba-tiba, kontur tanah di sekitar lokasi menjadi tidak stabil dan longsor seketika, menimbun para pekerja beserta alat berat yang sedang beroperasi.
Rekan korban yang selamat berupaya melakukan evakuasi mandiri sesaat setelah kejadian. Sebanyak empat orang berhasil dievakuasi namun dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tiga penambang lainnya dilaporkan masih tertimbun material longsor.
"Kami juga langsung memantau ke lokasi kejadian, setelah mendengar insiden kecelakaan itu, saat ini pencarian sudah ditangani oleh tim gabungan Basarnas setempat," ujar Camat Pemali Sukma Aditya.
Pihaknya berharap korban segera ditemukan dan para personil pun diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....