Pemkot Pangkalpinang Dorong Pendidikan Berbasis Iman dan Karakter
- 22 Jan 2026 15:12 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota Pangkalpinang mendorong penguatan pendidikan berbasis iman dan karakter.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, ketika menghadiri perayaan ulang tahun sekaligus pesta pelindung SMP Santo Paulus Pangkalpinang pada Kamis 22 Januari 2026.
Dessy menyampaikan rasa bangga serta harapan agar seluruh lembaga pendidikan di bawah Yayasan Santo Paulus mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP dapat terus berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat.
“Saya ingin SMP Santo Paulus semakin maju dan semakin diminati. Dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan, semoga semakin banyak orang tua yang mengenal dan mempercayakan pendidikan anak-anaknya di sini,” ujar Dessy.
Ia menekankan bahwa SMP Santo Paulus tidak hanya mengedepankan capaian belajar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan iman, serta pembentukan karakter.
“Di sekolah ini, peserta didik bukan hanya menerima materi pelajaran, tetapi juga dibimbing untuk memahami nilai kemanusiaan. Para guru membentuk karakter melalui pembelajaran dan aktivitas ekstrakurikuler yang melatih kepemimpinan, etika, dan budi pekerti,” ucapnya.
Dessy juga mendoakan agar Yayasan Santo Paulus terus melahirkan generasi yang beriman, berprestasi, dan memiliki kontribusi positif bagi bangsa.
Ia memberikan apresiasi kepada para guru yang terus berjuang mendidik siswa di tengah berbagai tantangan pendidikan masa kini.
“Saya berharap sekolah ini terus menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, beriman, dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMP Santo Paulus Pangkalpinang, Suster Yosefania, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perayaan ulang tahun sekolah tahun ini mengusung tema “Going Deeper in Faith, Character, and Excellence”. Menurutnya, tema tersebut merupakan komitmen bersama untuk semakin memperdalam iman, memperkukuh karakter, serta meningkatkan kualitas akademik.
“Tema ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan untuk bertumbuh secara menyeluruh. Proses ini membutuhkan ketekunan dan kesungguhan,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa momentum ulang tahun sekolah bukan hanya bentuk perayaan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan refleksi di tengah pesatnya perubahan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....