Lalu Lintas Komoditas Pangan Antar Pulau Pelabuhan Meningkat jelang Idulfitri
- 17 Mar 2026 11:25 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas lalu lintas komoditas pangan antar pulau di sejumlah pelabuhan di Kepulauan Bangka Belitung mengalami peningkatan. Hal ini terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai bahan pokok untuk memenuhi permintaan selama periode Ramadan hingga lebaran.
Menurut Kepala Karantina Babel Herwintarti, peningkatan arus distribusi terlihat dari bertambahnya aktivitas kapal pengangkut serta kegiatan bongkar muat komoditas pangan di pelabuhan.
Berbagai bahan pokok yang paling banyak dilalulintaskan antara lain ayam, telur, sapi, bawang merah, sayuran segar, buah-buahan, ikan beku, serta berbagai produk olahan perikanan.
“Peningkatan lalu lintas komoditas ini merupakan hal yang wajar menjelang Idulfitri, karena kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan meningkat,” ucapnya dalam laporan yang diterima RRI, Selasa, 17 Maret 2026.
Oleh karena itu, Karantina Babel memastikan seluruh komoditas yang dilalulintaskan telah melalui pemeriksaan karantina sehingga tetap aman dan sehat.
Herwintarti menyebutkan sesuai arahan Kepala Barantin Sahat M. Panggabean, Karantina bersinergi dengan instansi lain untuk melakukan penindakan tegas terhadap pemilik komoditas pangan yang tidak memenuhi syarat karantina.
“Pelanggaran dapat dikenakan sanksi pidana penjara dan pidana denda sesuai UU No. 21/2019,” kata Herwintarti.
Kepatuhan dalam melaporkan komoditas tidak hanya memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati dari ancaman masuk dan tersebarnya hama serta penyakit yang dapat merugikan sektor pertanian dan perikanan.
Sementara salah satu warga, Yopi mengaku lebih tenang dengan adanya pengawasan terhadap komoditas pangan yang masuk melalui pelabuhan.
Menurutnya, pemeriksaan oleh petugas karantina dapat menjamin bahwa bahan pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi. “Dengan adanya pemeriksaan dari petugas karantina, masyarakat jadi lebih yakin bahwa bahan makanan yang sampai ke pasar sudah melalui pengawasan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....