Takjil di Pangkalpinang Aman dari Zat Berbahaya

  • 20 Feb 2026 17:50 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Jajanan buka puasa atau takjil di Kota Pangkalpinang aman dari zat berbahaya. Hal itu dibuktikan setelah Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang melakukan pengawasan terhadap keamanan jajanan buka puasa atau takjil yang dijajakan masyarakat di Kota Pangkalpinang, Jumat 20 Februari 2026.

“Sebanyak 87 sampel itu ada yang diuji metanil yellow, rhodamin B, boraks, sama formalin. Nah, hasil seluruh parameter uji itu untuk setiap sampelnya itu negatif, enggak ada yang positif,” kata Kepala BPOM Pangkalpinang, Agus Riyanto.

Agus mengatakan, pengawasan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk melindungi masyarakat di tengah meningkatnya konsumsi pangan selama Ramadan.

Dalam kegiatan ini, BPOM mengerahkan tim khusus beserta mobil laboratorium keliling untuk melakukan uji cepat (rapid test) di lokasi. Petugas mengambil sampel makanan yang dicurigai secara fisik, seperti warna yang terlalu mencolok atau tekstur yang tidak wajar.

"Di mana nanti ada beberapa parameter bahan berbahaya yang akan kita lakukan pengujian, di antaranya formalin, boraks, rhodamine B, dan metanil yellow. Itu yang akan kita fokuskan saat pengujian sore hari ini,” kata Agus.

Agus menegaskan, pemeriksaan tidak hanya berpusat di Kota Pangkalpinang. Tim BPOM juga bergerak ke seluruh wilayah kerja di Pulau Bangka, meliputi Mentok, Sungailiat, Koba hingga Toboali.

Jika ditemukan pedagang yang terbukti menjual makanan mengandung bahan berbahaya, BPOM akan mengambil langkah tegas namun persuasif. Produk tersebut akan segera dihentikan penjualannya dan pedagang yang bersangkutan akan diberikan pembinaan agar tidak lagi menggunakan bahan terlarang.

Mengingat sulitnya membedakan pangan berbahaya hanya secara kasatmata, Agus mengimbau masyarakat untuk lebih jeli dan waspada.

"Jika masyarakat merasa curiga dengan ciri fisik makanan tertentu, sebaiknya jangan dibeli atau dikonsumsi. Laporkan segera ke Balai POM agar kami bisa melakukan pengecekan lebih lanjut," katanya.

Sementara, warga Pangkalpinang, Cika menyambut baik adanya pemeriksaan oleh tim dari BPOM ini.

“Tentu saja ya, saya menyambut baik langkah yang dilakukan BPOM. Karena di Ramadan ini kan banyak masyarakat yang membutuhkan makanan-makanan takjil gitu ya. Jadi kita bisa mengetahui keamanan dari produk-produk yang dijual oleh pelaku UMKM tersebut,” kata Cika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....