Dinas Pangan Pangkalpinang Intensifkan Pengawasan dan Uji Sampel

  • 03 Mar 2026 20:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang rutin melakukan pengambilan sampel serta pengawasan terhadap sejumlah pelaku usaha di wilayahnya. Hal itu untuk menjaga keamanan dan ketersediaan bahan pangan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri,

Kepala Bidang (Kabid) Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida, mengatakan bahwa pihaknya secara berkala melakukan pengecekan, baik sebelum Ramadan maupun saat bulan puasa berlangsung.

“Jadi kami rutin melakukan pengecekan beberapa kali, sebelum puasa dan saat puasa. Ini juga menjadi kegiatan kesekian kalinya menjelang Lebaran. Kami melakukan sampling ke beberapa pelaku usaha, baik pengambilan sampel untuk uji residu pestisida maupun pengawasan,” ujar Yiyi, kepada RRI, Selasa 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan pengawasan, petugas tidak selalu mengambil sampel produk, melainkan memeriksa kelengkapan administrasi dan ketentuan yang berlaku. Pengawasan tersebut meliputi pengecekan label, izin edar produk, serta kondisi kemasan pada sejumlah komoditas seperti beras, lada bubuk, dan bahan pangan segar.

“Kalau pengawasan itu kami tidak mengambil sampel, tetapi lebih kepada pemeriksaan label dan izin edar produk, seperti beras, lada bubuk, serta bahan pangan segar,” ucapnya.

Sementara itu, pada pelaku usaha tertentu, tim juga melakukan pengambilan sampel untuk dilakukan uji cepat (rapid test), terutama untuk mendeteksi adanya residu pestisida dan kandungan formalin pada bahan pangan.

"Hingga saat ini, kami telah melakukan pengecekan terhadap 38 sampel bahan pangan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sekitar 95 persen dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Siti salah satu masyarakat berharap pengawasan dapat terus dilakukan secara intensif guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

"Jadi kita tidak khawatir, semoga bahan pangan di Kota Pangkalpinang dapat terus terjaga," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....