Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, tapi Jalan menuju Taqwa
- 03 Mar 2026 13:04 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat: Ibadah puasa di bulan Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi memiliki tujuan yang jauh lebih dalam, yakni membentuk pribadi yang bertaqwa.
Ust. Nurul Susanto, dalam Dialog Ramadhan Pro 1 RRI Sungailiat, Senin 2 Maret 2026, menegaskan bahwa puasa merupakan proses pendidikan spiritual yang melatih kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri.
“Puasa itu madrasah kehidupan. Kita dilatih menahan diri bukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari perkataan dan perbuatan yang tidak baik,” katanya.
Menurutnya, indikator keberhasilan puasa bukan sekadar mampu menuntaskan 30 hari, tetapi terlihat pada perubahan sikap setelah Ramadhan usai.
| Baca juga: Kurma Jadi Takjil Favorit saat Berbuka |
“Kalau setelah Ramadhan kita lebih jujur, lebih peduli, dan lebih menjaga lisan, berarti puasa kita berhasil membentuk taqwa,” katanya.
Salah satu pendengar RRI Sungailiat, Andi dari Belinyu, mengaku tersentuh dengan penjelasan tersebut.
“Selama ini saya fokus menahan lapar saja. Ternyata yang lebih penting adalah bagaimana puasa mengubah perilaku kita sehari-hari,” katanya melalui pesan WhatsApp interaktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....