Ramadan, Harga Cabai Rawit di Pangkalpinang Masih Tinggi

  • 19 Feb 2026 13:06 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah Harga cabai rawit atau cabai kecil di Pasar Induk Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih melonjak tinggi.

Salah satu pedagang di Pasar Induk Pangkalpinang, Boy mengakui, modal untuk saat ini saja Rp95.000, perkilogram dijual untuk eceran sekitar Rp12.000 perons, sedangkan perkilogram dijual Rp110.000.

“Pasokan yang lokal, kalau yang dari luar itu sekitar Rp85.000, Rp90.000,” kata Boy, Kamis 19 Februari 2026.

Menurut dia, kondisi ini sudah hampir setengah bulan.

“Sekitar setengah bulan, ya. Tapi masuk ke Ramadan ya tetap mahal lah,” ucapnya.

Ia mengaku, daya beli masyarakat otomatis berdampak dengan kondisi harga tersebut.

“Kalau daya beli beli sih dengan harga segitu ya masih, jelas pasti turun. Dengan harga yang tinggi pembelinya pasti turun, kurang pembelinya,” katanya.

Sementara, seorang ibu rumah tangga, Siti mengaku jika harga cabai saat ini ada kenaikan.

“Harga cabai yang saya tanya kemarin di pasar Induk, Pangkal Pinang itu kisaran Rp90.000. Setahu saya sekarang ini cabai memang mahal dan kita juga enggak tahu apa itu penyebab terjadi kemahalan tersebut,” kata Siti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....