Pemkab Belitung Siapkan Tujuh Lokasi Safari Ramadan 2026

  • 19 Feb 2026 12:21 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Pemerintah Kabupaten Belitung, menjadwalkan pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di tujuh titik yang tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Belitung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin pemerintah daerah setiap bulan suci Ramadhan. Ia mengatakan, Safari Ramadhan tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, namun juga wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, forkopimda, dan masyarakat.

"Melalui Safari Ramadhan ini kami ingin mempererat kebersamaan antara kepala daerah, jajaran forkopimda, dan masyarakat di tiap kecamatan," kata Marzuki.

Marzuki menjelaskan, Safari Ramadan diawali di rumah dinas Bupati Belitung pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 17.00 WIB. Selanjutnya digelar di Masjid Jami Muqarrobin, Desa Perpat, Kecamatan Membalong pada Sabtu, 28 Februari 2026 pukul 17.00 WIB.

Kegiatan berlanjut di Masjid Nurul Iman, Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau pada Senin, 2 Maret 2026 pukul 17.00 WIB, kemudian di Masjid Al Mukmin, Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.

Di Kecamatan Sijuk, Safari Ramadan dilaksanakan di Masjid Al-Baasyir, Desa Batu Itam pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 17.00 WIB. Sementara di Kecamatan Tanjungpandan, kegiatan berlangsung di Masjid Al-Muttaqin, Jalan Air Baik, Desa Air Pelempang Jaya pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.

"Jadi rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah ditutup di rumah dinas Wakil Bupati Belitung pada Senin, 9 Maret 2026," tuturnya.

Setiap pelaksanaan Safari Ramadan diisi dengan sambutan, tausyiah, buka puasa bersama, serta salat Maghrib, Isya dan tarawih berjamaah. Pemerintah daerah menilai kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat selama bulan Ramadan.

Sementara itu, Andri, salah seorang warga di Belitung menilai, Safari Ramadan ini kegiatan yang ditunggu masyarakat, karena bisa langsung tatao muka antara masyarakat dan pejabat.

"Selain acara agama tapi bisa langsung berinteraksi dengan para pejabat pemda, jadi itu momen kita untuk ngobrol dengan para pejabat," sebutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....