Sekolah Nasional Terintegrasi Hadir di Belitung, Akses Pendidikan Bermutu

  • 14 Agt 2026 15:23 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Kabupaten Belitung ditunjuk pemerintah pusat sebagai salah satu daerah pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi atau SNT. Program ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bermutu bagi masyarakat di daerah.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan, SNT akan mengintegrasikan jenjang pendidikan SMP hingga SMA dalam satu kawasan yang berlokasi di sekitar Balai Latihan Kerja atau BLK.

"Lahannya sudah siap dan sertifikasinya juga sudah siap. Karena itu, kita akan terus memacu prosesnya agar pembangunan bisa dimulai pada tahun 2026," kata Djoni usai menghadiri rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Djoni, Pemerintah Kabupaten Belitung saat ini masih menyelesaikan sejumlah regulasi dan dokumen pendukung pembangunan. Sebagian dokumen tersebut masih dalam proses di Badan Pertanahan Nasional atau BPN.

Pemkab Belitung menargetkan seluruh dokumen yang diperlukan dapat diselesaikan sebelum 20 Agustus 2026 sehingga proses pembangunan SNT dapat segera dilanjutkan.

Djoni menjelaskan, SNT memiliki konsep berbeda dibandingkan sekolah pada umumnya karena jenjang SMP hingga SMA berada dalam satu kawasan. Sementara untuk kurikulum, pelaksanaannya tetap mengikuti ketentuan dan standar yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Kurikulumnya akan mengikuti ketentuan dari kementerian. Jadi pelaksanaannya tetap mengacu pada standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," ujarnya.

Djoni berharap pembangunan SNT dapat menambah fasilitas pendidikan di Kabupaten Belitung sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda daerah untuk memperoleh pendidikan sesuai standar nasional.

Sementara itu, warga Belitung, Fajrin menyambut baik penunjukan Belitung sebagai lokasi pembangunan SNT. Ia berharap keberadaan sekolah tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi anak-anak di daerah.

"Kami tentu menyambut baik kalau Belitung mendapat program seperti ini. Harapannya anak-anak Belitung bisa mendapat kesempatan belajar dengan fasilitas yang lebih baik tanpa harus keluar daerah," kata Fajrin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....