Babel Terbaik I Nasional Validitas Data Pendidikan

  • 26 Mei 2026 10:51 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani tadi malam menerima penghargaan terbaik I Nasional kategori provinsi dengan data pendidikan paling valid di Malam Tasyakuran Hardiknas 2026. Babel mengungguli Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti di Gedung A Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Senin malam, 25 Mei 2026.

Sebanyak 97 penghargaan diberikan kepada insan pendidikan dan mitra yang berkontribusi besar dalam pembangunan pendidikan di Indonesia.

"Alhamdulillah, penghargaan sebagai terbaik 1 Nasional ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama di Bangka Belitung. Mengelola pendidikan yang bermutu harus dimulai dari hulu yang bersih, yaitu data yang valid dan akurat. Tanpa data yang valid, kebijakan yang kita ambil bisa salah sasaran," ujar Gubernur Hidayat Arsani.

Gubernur mendedikasikan piala tersebut untuk seluruh elemen pendidikan yang ada di Bumi Serumpun Sebalai.

"Ini adalah apresiasi untuk seluruh kepala dinas, operator data, kepala sekolah, hingga guru-guru di pelosok Babel yang telah bekerja keras di balik layar. Prestasi ini memicu kita untuk terus melompat lebih tinggi, mempercepat revitalisasi khususnya di bidang pendidikan," tegasnya.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti dalam sambutannya menekankan bahwa revitalisasi dan digitalisasi di bidang pendidikan akan terus digenjot tahun ini di seluruh Indonesia.

"Kami sangat terbantu dengan kiprah, inisiatif, serta kreativitas yang selama ini bapak/ibu lakukan dalam dunia pendidikan. Terima kasih atas dukungan semuanya. Semua yang hadir di sini adalah mereka yang mendapatkan penghargaan dan menjadi begitu istimewa karena komitmen bersama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," ucap Abdul Mu'ti.

Ia menambahkan, acara ini dirancang bukan sekadar seremoni, melainkan untuk mendorong inovasi, kolaborasi antar-pemangku kepentingan, serta memperkuat sinergi pusat dan daerah demi terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. (Rilis: Rini Martini/Lisia Ayu/Biro Adpim Setda Babel/Badan Penghubung)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....