Sapi Bantuan Presiden untuk Kota Pangkalpinang Dibeli dari Peternakan Lokal
- 17 Mei 2026 14:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Sapi bantuan Presiden berasal dari peternakan lokal. Sapi tersebut saat ini terus mendapatkan perawatan intensif agar tetap dalam kondisi sehat menjelang penyaluran di Pangkalpinang.
Peternak sapi yang ditunjuk sebagai penyedia sapi bantuan Presiden di Pangkalpinang, Wayan, mengatakan sapi tersebut telah dirawat sejak bibitnya didatangkan dari luar daerah sekitar dua tahun lalu. Bobot sapi mengalami peningkatan signifikan saat ini.
“Kalau bibit datang dari luar, sudah kita rawat sekitar dua tahun. Kalau bobot sebulan lalu kita 800 kilogram lebih, kalau sekarang seperti sudah 900 kilogram,” ujar Wayan, Minggu 17 Mei 2026.
Ia menjelaskan, perawatan sapi dilakukan secara rutin setiap hari, mulai dari pemberian pakan hingga menjaga kebersihan kandang. “Perawatannya seperti biasa, beri makan, kotoran kita bersih setiap hari, siang dimandiin,” katanya.
Selain itu, kondisi kesehatan sapi juga terus dipantau secara berkala bersama petugas terkait..Untuk menjaga kualitas dan pertumbuhan sapi, pakan yang diberikan juga dicampur dengan konsentrat.
“Masalah kesehatan kita periksa terus, dan ada petugas juga,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Zunaria, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan penimbangan terhadap sapi bantuan Presiden tersebut.
“Untuk pengecekan kesehatan sapi ini memang sudah kami cek dan periksa, sudah ditimbang,” kata Zunaria.
Ia menambahkan, tim dari Dinas Pangan dan Pertanian juga rutin turun ke lapangan dalam beberapa hari terakhir untuk memastikan stok pakan dan kondisi kesehatan sapi tetap terjaga.
“Dan beberapa hari ini juga ada tim kami turun sekalian mengecek stok dan kesehatan,” ujarnya.
Menurut Zunaria, pengawasan terhadap sapi bantuan Presiden dilakukan lebih intensif dibanding sapi lainnya. “Khusus sapi bantuan Presiden ini kami pantau secara intensif, kami kontrol, dan menanyakan langsung kepada peternaknya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....