Sehat Bersama RRI: Kenali Cacar Ular dan Cara Penanganannya
- 14 Jul 2026 06:23 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat - Masyarakat diimbau untuk tidak menaburkan bedak, ramuan tradisional, maupun bahan apa pun pada bagian tubuh yang mengalami cacar ular atau kayap. Kebiasaan tersebut masih kerap dilakukan sebagai pertolongan pertama, padahal justru dapat memperburuk kondisi luka dan meningkatkan risiko infeksi.
dr. Buntoro Kurniawan menjelaskan bahwa cacar ular atau kayap disebabkan oleh virus _Varicella zoster_, yaitu virus yang sama penyebab cacar air. Bedanya, cacar air biasanya muncul menyebar di hampir seluruh tubuh, sedangkan cacar ular hanya muncul pada satu sisi tubuh dengan kumpulan lepuhan yang mengikuti jalur saraf.
"Kondisi ini umumnya disertai rasa nyeri, panas, atau perih sebelum ruam muncul," ungkapnya dalam program "Sehat Bersama RRI":Pro 1 RRI Sungailiat, Senin, 13 Juli 2026.
Menurut dr. Buntoro, bagian tubuh yang terkena kayap tidak boleh ditaburi apa pun, termasuk bedak, abu, pasta gigi, maupun ramuan herbal yang belum terbukti secara medis. Tindakan tersebut dapat mengganggu proses penyembuhan dan memicu infeksi pada kulit yang sudah mengalami peradangan akibat virus.
Ia mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala yang mengarah pada cacar ular, terutama jika ruam disertai nyeri hebat atau muncul di area wajah dan mata. Penanganan sedini mungkin dengan obat antivirus yang sesuai dapat membantu mempercepat penyembuhan, mengurangi tingkat keparahan penyakit, serta menekan risiko komplikasi.
Salah seorang pendengar RRI Pro 1 Sungailiat, Indah dari Sungailiat, mengaku baru mengetahui bahwa penggunaan bedak atau ramuan tradisional pada kulit yang terkena kayap justru dapat membahayakan.
"Jujur edukasi seperti ini penting, karena masih banyak masyarakat yang mengikuti pengobatan berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa mengetahui risiko yang akan ditimbulkan," ujarnya.
dr. Buntoro menambahkan, apabila ada anggota keluarga yang mengalami gejala cacar ular atau kayap, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan agar mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Dengan penanganan medis yang cepat, risiko infeksi maupun komplikasi dapat diminimalkan sehingga proses pemulihan pasien berlangsung lebih optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....