Belitung Timur Zero Kasus Hantavirus
- 11 Mei 2026 14:51 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur — Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) memastikan hingga saat ini masih nihil kasus Hantavirus. Meski demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan hewan pengerat seperti tikus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur yang diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Supardi menjelaskan, sejauh ini belum ditemukan laporan ataupun indikasi kasus Hantairus di wilayah Belitung Timur. Namun, pihaknya terus melakukan pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyakit zoonosis tersebut.
“Untuk Kabupaten Belitung Timur sampai saat ini masih nihil kasus Hantavirus. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya,” kata Supardi saat ditemui diruang kerjanya, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, melalui urine, air liur, maupun kotoran yang terkontaminasi virus. Penularan dapat terjadi saat seseorang menghirup partikel udara dari lingkungan yang tercemar.
Ia mengatakan, gejala awal Hantairus umumnya menyerupai flu seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga gangguan pernapasan. Karena itu masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mencurigakan, terutama setelah kontak dengan area yang banyak terdapat tikus.
“Kami terus melakukan pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyakit zoonosis ini. Langkah pencegahan paling penting adalah menjaga sanitasi rumah, menyimpan makanan di tempat tertutup, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mencurigakan,” katanya.
Salah seorang warga Manggar, Ratih, mengaku mulai lebih memperhatikan kebersihan lingkungan rumah setelah mengetahui informasi mengenai Hantavirus. Menurutnya, edukasi dari pemerintah sangat penting agar masyarakat memahami cara pencegahan sejak dini.
“Selama ini kami tahunya tikus cuma mengganggu makanan di rumah. Setelah ada informasi ini jadi lebih hati-hati, apalagi soal kebersihan dan penyimpanan makanan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....