Dinkes Bateng Terapkan Surveilans Malaria Libatkan Faskes & OPD

  • 01 Jun 2026 09:52 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Dinas Kesehatan Bangka Tengah terapkan surveilans malaria, sebagai langkah antisipasi terhadap munculnya wabah malaria.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun dalam keterangan yang diterima RRI, mengatakan kegiatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit melibatkan seluruh puskesmas, rumah sakit, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Pengendalian penyakit perlu kolaborasi seluruh pihak mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah daerah hingga masyarakat," kata Zaitun, Minggu, 31 Mei 2026.

Surveilans malaria di Bangka Tengah difokuskan pada deteksi dini kasus, pemeriksaan laboratorium, pelacakan riwayat penularan, hingga pengawasan terhadap mobilitas penduduk dari daerah endemis malaria.

Dinas Kesehatan Bangka Tengah juga meningkatkan pengendalian vektor nyamuk malaria melalui pemetaan wilayah reseptif, pemantauan habitat nyamuk Anopheles, distribusi kelambu, dan edukasi kebersihan lingkungan kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya malaria di Kepulauan Bangka Belitung setelah munculnya kasus luar biasa di Kabupaten Bangka Mei ini.

Data Dinas Kesehatan Bangka Tengah, sepanjang 2025 mencatat tiga kasus malaria yang dikategorikan sebagai kasus impor atau berasal dari luar daerah.

"Kita berkomitmen mempertahankan status eliminasi malaria melalui pengawasan aktif, pengendalian vektor, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular," ujarnya.

Sementara, warga Koba, Diana berharap langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan setempat dapat mencegah kasus malaria muncul. Dia mengaku sangat khawatir setelah muncul KLB malaria di Kabupaten Bangka.

"Takutnya wabah malaria ini meluas. Tapi kita sebagai masyarakat dangat yakin dengan upaya Dinas Kesehatan akan dapat mencegah hal tersebut terjadi," ucap Diana. (Ril)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....