Waspada Lupus, Penyakit Seribu Wajah

  • 10 Mei 2026 20:29 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Lupus dikenal 'Penyakit Seribu Wajah' karena gejalanya berbeda-beda setiap orang. Dari istilah medis, lupus merupakan penyakit autoimun kronis, menyerang sistem kekenalan tubuh namun tidak menular.

Penyakit autoimun ini mendapatkan perhatian kalangan ahli medis dunia. Itu pula dicetuskanya ada Hari Lupus Sedunia pada tahun 2004 oleh organisasi lupus dari 13 negara di Kanada. Hari Lupus diperingati setiap 10 Mei.

Pada kesempatan siaran 'Pagi Ini' di Pro4 RRI Sungailiat, Minggu, 10 Mei 2026, pendengar RRI, Ilham merespon segmen obrolan Refleksi Hari Lupus Sedunia. Ia menekankan pentingnya deteksi dini di tengah masyarakat yang masih awam.

"Momen ini menurut saya adalah waktu yang tepat untuk edukasi lebih masif. Lupus sulit dikenali karena gejalanya sering menyerupai penyakit lain. Jangan tunggu parah, masyarakat harus peka terhadap tanda-tanda awal seperti ruam dan nyeri sendi kronis," ujar Ilham melalui sambungan telepon.

Dari catatan secara medis, penyakit lupus terjadi saat sistem imun menyerang jaringan sehat, yang dapat merusak organ vital seperti ginjal, paru-paru, hingga otak. Gejala khas yang sering muncul antara lain ruam merah berbentuk kupu-kupu di wajah, kelelahan ekstrem, serta sensitivitas tinggi terhadap sinar matahari.

Respon pendengar lainnya dari obrolan di siaran Pro4 RRI itu diungkapkan pendengar Alim. Menurut dia aspek dukungan psikososial bagi para penyintas sangat dibutuhkan. Keberadaan komunitas dan dukungan moral sangat krusial bagi kondisi psikis Odapus (sebutan bagi pengidap Lupus)

"Bagi saya, momen ini ni pengingat untuk menghapus stigma terhadap Odapus. Dukungan kita adalah kekuatan mereka. Mari jadikan perjuangan mereka lebih terlihat dan jangan biarkan mereka merasa berjuang sendirian," ungkap Alim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....