Bangka Segera Tetapkan KLB Malaria di Belinyu

  • 10 Mei 2026 09:46 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria menyusul meningkatnya kasus positif malaria di Dusun Bubus, Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Bupati Bangka, Fery Insani mengatakan, dirinya telah meninjau langsung lokasi sekaligus melihat proses pemeriksaan atau screening malaria terhadap warga di dusun tersebut pada Sabtu, 9 Mei 2026.

“Ada laporan malaria di dua lokasi di Batu Atep dan Dusun Bubus, Belinyu, dan sudah discreening, ada positif, cukup banyak, kita sudah mengimbau dan mendatangi mereka, segera akan kita tetapkan sebagai wilayah KLB,” kata Fery.

Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 19 warga telah dipastikan positif malaria. Selain itu, terdapat tambahan 15 warga yang hasil pemeriksaan awal menunjukkan indikasi terpapar malaria dan saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium lanjutan.

“Kalau yang sudah pasti 19 orang, tapi ada penambahan 15 orang lagi. Namun untuk 15 orang ini akan dites lanjut di laboratorium,” ujarnya.

Penetapan status KLB perlu dilakukan sebagai peringatan bagi masyarakat untuk waspada segera, serta untuk mempercepat langkah penanganan dan pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi mengatakan, screening kasus Malaria di Dusun Bubus berawal ditemukannya ada 19 warga positif malaria.

"Dari 19 kasus ini, kami lakukan screning ke 295 orang, dan hasil tes cepat ada 15 orang yang terkena Malaria,"kata Nora.

Hanya saja untuk memastikan apakah 15 orang ini positif akan di tes lebih lanjut ke Lab.

"Kalau memang 15 orang ini positif, jadi totalnya ada 34 kasus Malaria," ucapnya.

Ia menyebutkan. Semua warga yang terkena penyakit malaria sudah di tangani pihak medis. "Saat ini dilakukan fogging, untuk membunuh nyamuk yang menyebabkan penyakit Malaria,"ujarnya.

Diakui Nora, untuk penetapan KLB, pihaknya masih menunggu dari Bupati Bangka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....