Dinkes Bangka Lakukan Fogging, Merebaknya Malaria Dusun Bubus

  • 10 Mei 2026 10:17 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka melakukan fogging atau pengasapandi Dusun Bubus, Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu, 9 Mei 2026.

Fogging dilakukan sebagai langkah cepat melakukan penanganan kasus malaria yang merebak di Dusun Bubus. Upaya ini dilakukan untuk membasmi nyamuk Anopheles yang menjadi penyebab penularan malaria, sehingga mencegah tidak meluasnya penyebaran penyakit malaria di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi menuturkan, untuk hasil pemeriksaan sementara sebanyak 19 warga dinyatakan positif malaria. Selain itu, terdapat tambahan 15 warga lainnya yang masih menjalani pemeriksaan laboratorium setelah hasil screening awal menunjukkan indikasi terpapar malaria.

“Kalau yang sudah pasti 19 orang, tapi ada penambahan 15 orang lagi. Namun untuk 15 orang ini akan dites lanjut di laboratorium,” ujarnya, Sabtu, 9 Mei 2026.

Sementara Bupati Bangka, Fery Insani mengatakan, dirinya telah turun langsung ke lokasi melihat kondisi warga sekaligus memantau proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan petugas medis.

“Saya sudah ke lokasi untuk melihat langsung warga menjalani screening malaria di Dusun Bubus Kelurahan Bukit Ketok,” kata Fery.

Melihat jumlah kasus yang terus bertambah, Pemerintah Kabupaten Bangka berencana segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal.

Selain fogging, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga, penyuluhan pola hidup bersih dan sehat, serta membagikan obat pencegahan bagi masyarakat yang berisiko terpapar.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air, serta menggunakan kelambu atau obat anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk penyebab malaria.

Warga yang mengalami gejala seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, dan tubuh lemas diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....