Kawasan Bubus dan Batu Atap Belinyu Disterilkan Cegah Penyebaran Malaria

  • 15 Mei 2026 21:11 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Pemerintah Kabupaten Bangka mengambil langkah cepat dengan mensterilkan sementara kawasan Pantai Bubus dan Batu Atap, Kecamatan Belinyu, menyusul ditemukannya kasus malaria. Kebijakan itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit agar tidak meluas ke masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh.) Kasat Pol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman mengatakan, penutupan sementara dilakukan di akses menuju Dusun Bubus hingga kawasan Batu Atap selama kurang lebih tiga pekan.

“Untuk sementara kita tutup dulu akses ke Dusun Bubus arah Pantai dan Batu Atap. Kita buat posko agar orang luar tidak masuk dulu selama masa penanganan, ada Babinsa, ada sekitar 10 orang pos jaga,” kata Achmad Suherman, Jumat, 15 Mei 2026.

Menurutnya, langkah sterilisasi dilakukan untuk memudahkan proses pengawasan sekaligus mendukung penanganan yang dilakukan tim kesehatan di lapangan. Pemerintah juga ingin memastikan warga yang berada di kawasan setempat mendapatkan pemantauan secara optimal.

Selain mendirikan posko penjagaan, petugas gabungan juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan malaria, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari aktivitas di lokasi rawan nyamuk pada malam hari.

Pemkab Bangka mengimbau masyarakat mematuhi kebijakan tersebut demi kepentingan bersama. Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, menggigil, dan lemas.

Sebelumnya, Kabupaten Bangka sempat dinyatakan bebas malaria sejak 2014. Namun, kasus kembali ditemukan dalam beberapa waktu terakhir sehingga pemerintah bergerak cepat melakukan langkah antisipasi guna mencegah penularan lebih luas di wilayah Kecamatan Belinyu.

"Kita telah tetapkan Bangka sebagai KLB malaria, ini untuk peringatan bagi kita," kata Bupati Bangka Fery Insani.

Dimana sebelumnya selama 2 pekan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melakukan screening kepada 295 orang yang berisiko dan 30 lebih warga terserang penyakit malaria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....