Aqiqah Ajarkan Sedekah dan Tanggung Jawab sejak Dini

  • 03 Jun 2026 20:26 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat — Aqiqah tidak hanya sebagai penyembelihan hewan saat kelahiran anak, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dalam Islam sejak usia dini.

Dalam dialog Mutiara Pagi RRI Sungailiat, Ustaz Jaja Sulaiman menjelaskan salah satu rangkaian aqiqah adalah mencukur rambut bayi, kemudian dianjurkan untuk ditimbang dan nilai beratnya dikonversikan ke harga emas untuk disedekahkan kepada yang membutuhkan.

" Tradisi ini mengandung pesan agar seorang anak sejak awal kehidupannya diperkenalkan dengan nilai berbagi dan kepedulian sosial dengan harapan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang dermawan dan peduli terhadap sesama,"jelasnya.

Selain itu, aqiqah juga mengajarkan pentingnya pemberian nama yang baik kepada anak. Nama dipandang sebagai doa, harapan, dan bentuk tabarruk atau pengharapan keberkahan yang akan menyertai perjalanan hidup seseorang.

"Untuk pelaksanaanya hewan aqiqah harus memenuhi syarat sebagaimana hewan kurban, baik dari segi usia maupun kesehatan. Untuk anak laki-laki dianjurkan dua ekor kambing atau domba, sedangkan anak perempuan satu ekor kambing atau domba,"ujarnya.

Menurutnya jumlah hewan aqiqah bagi anak laki-laki mencerminkan besarnya tanggung jawab yang kelak akan dipikulnya sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah dalam rumah tangga.

Salah satu Pendengar Nuraini dari Sungailiat menilai, aqiqah bukan sekadar tradisi keluarga, melainkan sarana menanamkan nilai syukur, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kepada anak sejak dini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....