Memaknai Kurban lewat Teladan Keikhlasan Nabi Ibrahim dan Ismail
- 27 Mei 2026 23:22 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Keikhlasan menerima perintah Allah tercermin dalam pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Keduanya mendahulukan perintah Tuhan di atas kepentingan pribadi.
Nabi Ibrahim ikhlas menyembelih putranya Nabi Ismail. Karena keikhlasan itulah, Allah menggantikan Nabi Ismail seketika dengan seekor domba, sehingga Ismail tak jadi disembelih.
“Dari kisah ini kita belajar bahwa cinta kepada Allah harus di atas segalanya. Pengorbanan yang dilakukan dengan ikhlas akan diganti Allah dengan kemuliaan,” ujar Ustaz Choiruman dalam program “KUPIA” PRO 4 RRI Sungailiat.
| Baca juga: Laksanakan Ibadah Kurban sesuai Syariat |
Menurut Choiruman, peristiwa tersebut bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana manusia mampu mengorbankan ego, sifat sombong, dan hal-hal buruk dalam diri demi mendekatkan diri kepada Allah Swt. Perilaku kedua nabi itu menjadi teladan bagi umat Islam dan diwujudkan dalam ibadah kurban yang kita laksanakan sekarang.
“Kadang kita mengeluh menghadapi masalah kecil, padahal Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail memberikan contoh kesabaran dan kepatuhan luar biasa kepada Allah,” ujar Rahma, pendengar Pro 4 RRI Sungailiat, via telepon.
Pemahaman hakikat kurban datang dari pendengar lainnya, Dani. setelah mendengar tausiah Choiruman. Ia meyakini bahwa di balik ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan, melainkan ada keikhlasan dalam berkurban.
| Baca juga: Ketakwaan dan Niat Jadi Inti Ibadah Kurban |
“Berkurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita belajar ikhlas berbagi dan mendahulukan perintah Allah,” kata Dani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....