Tata Cara dan Niat Puasa Arafah

  • 25 Mei 2026 21:11 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat — Puasa Arafah dilaksanakan dengan membaca niat sebelum terbit fajar, kemudian menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa hingga waktu magrib.

Hal tersebut dijelaskan Ustaz Choiruman DH dalam program dialog interaktif KUPIA di Pro4 RRI Sungailiat, Sabtu 23 Mei 2026.

Menurutnya, puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada 9 Zulhijah bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. “Niat Puasa Arafah dapat dibaca sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar,” ujarnya.

Adapun niat puasa Arafah yakni:

“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala,” yang artinya “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”

Ustaz Choiruman DH menjelaskan tata cara pelaksanaan puasa Arafah diawali dengan makan sahur, kemudian membaca niat puasa. Setelah masuk waktu Subuh, umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa hingga masuk waktu magrib.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur’an, serta menjaga perilaku selama menjalankan puasa.

Dalam dialog tersebut, Julia, pendengar asal Sungailiat, menanyakan tata cara dan niat puasa Arafah. “Bagaimana tata cara dan niat puasa Arafah?” ucapnya.

Menanggapi pertanyaan itu, Ustaz Choiruman DH mengingatkan agar umat Islam menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan karena Puasa Arafah memiliki keutamaan besar, yakni dapat menjadi penghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....