Kantor Bahasa Babel Revitalisasi Bahasa lewat Pemetaan Bahasa, Sastra, dan Aksara

  • 16 Apr 2026 19:38 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki empat program priotitas, yakni kedaulatan bahasa Indonesia, peningkatan kecakapan literasi, penginternasionalan bahasa Indonesia, dan revitalisasi bahasa sastra daerah.

Revitalisasi bahasa daerah adalah program yang ingin menghidupkan kembali bahasa ibu yakni bahasa Melayu di Bangka Belitung. Peran dari segala sektor sangat dibutuhkan.

Ketua Tim Kerja Perlindungan Bahasa dan Sastra Kantor Bahasa Kep. Bangka Belitung , Dwi Oktarina menjelaskan tujuan program RBD adalah mengupayakan menjaga dan menghidupkan kembali bahasa ibu. "Kalau bahasa ibu di Bangka Belitung mungkin masih kondisi yang relatif aman, tapi kita harus berjaga-jaga jangan sampai tidak kita jaga," ujar Dwi Oktarina.

Salah satu bentuk program RBD, Kantor Bahasa Kep. Babel mengadakan juga pemetaan bahasa, sastra, dan aksara daerah. Program pemetaan ini merupakan program jangka panjang selama lima tahun yang sudah dimulai tahun 2025. Pemetaan bahasa, sastra, dan aksara daerah bertujuan untuk menemukan bahasa rujukan sebagai bahasa daerah Bangka Belitung.

Dwi Oktarina menjelaskan bahwa kegiatan pemetaan sedang berlangsung, sehingga belum sampai di titik penentuan bahasa rujukan. Namun, berdasarkan asumsi sementara penelitian yang dilakukan adalah Bahasa Melayu.

Seorang anak muda, Linda, secara terpisah mengaku lahir dan besar di Bangka. "Masih pake bahasa Bangka, bangga bisa jadi bahasa sehari-hari" ujar Linda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....