Realisasi IKD di Bangka Masih Rendah dari Target 30 Persen
- 22 Sep 2026 14:55 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Realisasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Bangka masih jauh dari target nasional.
Hingga pertengahan tahun 2026, capaian aktivasi baru menyentuh angka 7 persen atau lebih dari 16 ribu jiwa dari target yang ditetapkan nasional 30 persen dari total pemilik KTP-el di Kabupaten Bangka.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangka, Rahmat Gunawan mengatakan rendahnya capaian tersebut disebabkan masyarakat masih nyaman menggunakan KTP fisik.
“Antusias terhadap peralihan e-KTP ke IKD ini masih terbilang rendah. Bisa jadi karena masih ada KTP fisik, masih terbiasa dengan yang fisik, jadi masih banyak masyarakat yang belum benar-benar berpikir untuk beralih ke IKD ini,” ujar Rahmat kepada RRI, Selasa 22 September 2026.
Keberadaan IKD menjadi bagian penting dalam mendukung Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional serta penerapan Digital Public Infrastructure (DPI) pemerintah.
Menurut Rahmat, IKD tidak hanya sebagai pengganti KTP-el fisik, namun juga berfungsi sebagai dompet digital untuk menyimpan dokumen kependudukan lainnya seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran dan dokumen penting lainnya.
Selain itu, IKD diproyeksikan menjadi pintu utama mengakses berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial (bansos) hingga layanan publik berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Dari sisi pelayanan, IKD sudah dapat dimanfaatkan untuk berbagai pengurusan dokumen. Mulai dari permohonan cetak Kartu Keluarga, permohonan golongan darah bagi WNI, surat keterangan pindah individu, hingga penerbitan KIA yang kini bisa dilakukan dengan foto langsung melalui IKD orang tua dan dicetak di Dukcapil,” ucapnya.
Untuk mengejar target, Disdukcapil Kabupaten Bangka terus melakukan sosialisasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk segera melakukan aktivasi, dengan mengunduh aplikasi Identitas Kependudukan Digital.
Warga Bangka Amiruddin mengaku, masih terbiasa menggunakan KTP elektronik secara fisik.
“Tapi kita akan tetap download, sebagai antisipasi, khawatir dompet jatuh atau tertinggal, ketika bepergiaan dan identitas diri dibutuhkan,” kata Amiruddin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....