Upacara HUT ke-81 RI di Babel Berjalan Lancar

  • 17 Agt 2026 09:46 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berjalan lancar dengan khidmat, Senin 17 Agustus 2026.

Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara rasa syukur serta senantiasa mengingat jasa-jasa para pahlawan bangsa.

"Pertama kali kami katakan bahwa kita bersyukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, hari ini kita diberikan kesehatan sehingga bisa melaksanakan HUT Kemerdekaan ini. Di dalam momentum ini, kita harus banyak-banyak mawas diri, mengingat sejarah dan pejuang-pejuang yang telah memerdekakan bangsa ini dengan jerih payah dan tumpah darah," kata Hidayat.

Hidayat menegaskan komitmen pemerintah daerah dan masyarakat Bangka Belitung dalam menjaga keutuhan bangsa.

"Kami sebagai generasi penerus akan tegak lurus meneruskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar sesuai dengan aturan Kemerdekaan RI ke-81. Harapan untuk generasi penerus: jangan lupa sejarah, dan mari kita tegakkan NKRI menjadi negara yang sehat, makmur, bermartabat, serta penuh etika," katanya.

Sementara, Khidmatnya pelaksanaan upacara penaikan bendera merah putih tak lepas dari kerja keras para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Komandan Ton (Danton) Pasukan Penaikan Bendera, Muhammad Abyaz Faizzia mengungkapkan rasa lega dan bangganya setelah sukses memimpin pasukannya mengibarkan sang saka merah putih.

"Perasaan pastinya sangat bersyukur, bangga, dan senang. Setelah melalui proses yang panjang—latihan berminggu-minggu sejak masuk karantina tanggal 3 Agustus, hingga latihan intensif pagi sampai sore di Kantor Gubernur—semua kerja keras dan keringat kami terbayarkan hari ini," kata Abyaz.

Siswa yang bercita-cita menjadi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) ini menceritakan impian menjadi Paskibraka sudah tertanam sejak kecil. Dukungan penuh dari orang tua melalui latihan fisik (binjas) hingga bimbingan belajar turut mengantarkannya mencapai posisi tersebut.

"Harapan saya sebagai generasi muda, semoga ini menjadi langkah awal kami untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara," ujarnya

Hal senada disampaikan oleh pembawa baki Bendera Pusaka, Aisyah Saputri. Anak ketiga dari tiga bersaudara ini mengaku sempat merasa deg-degan saat menjalankan tugas penting tersebut.

"Perasaannya pasti senang, bahagia, dan terharu. Tadi sempat deg-degan dan takut karena membawa bendera pusaka. Namun setelah selesai dan melihat hasilnya lancar, alhamdulillah sangat lega," kata Aisyah.

Aisyah menjelaskan persiapan seleksi telah ia jalani sejak bulan April, disusul masa karantina intensif selama dua minggu. Menurutnya, menjaga kedisiplinan dan kesehatan menjadi kunci utama agar bisa tampil maksimal.

"Dukungan orang tua sangat besar, selalu mengingatkan untuk tetap semangat, jaga kesehatan, dan selalu mendoakan. Untuk menjaga kesehatan, kami rutin minum vitamin, tidur teratur, dan pintar-pintar mengatur waktu istirahat," ujar Aisyah yang memiliki cita-cita menjadi Polwan, Apoteker, atau melanjutkan pendidikan ke IPDN tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....