Pemprov Babel Rencanakan Pinjaman Rp300 M untuk RS Jantung dan Stroke
- 30 Jul 2026 12:47 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- “Jangan sampai masyarakat harus berobat lagi ke Jakarta,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani.
Untuk mewujudkan itu, Pemprov Babel berencana meminjam dana Rp300 miliar ke Bank Sumsel Babel guna membangun gedung rumah sakit jantung dan stroke pada 2027.
Hidayat mengatakan fasilitas di rumah sakit pemerintah maupun swasta di Babel saat ini belum memadai untuk menampung banyaknya pasien jantung dan stroke.
"Ya itu kita pinjam karena jika tidak pinjam kita tidak bisa membangun. Tidak ada pilihan, karena kita memang harus membangun rumah sakit jantung dan stroke," ujar Hidayat, Kamis, 30 Juli 2026.
Ia menjelaskan, anggaran Pemprov Babel tidak cukup untuk membangun gedung tersebut. Karena itu solusinya mengajukan pinjaman dengan persetujuan DPRD Babel.
"Nanti begitu PT Timah membayar dana bagi hasil (DBH) kita bayar pinjamannya," katanya.
Hidayat menegaskan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) di Bangka tidak bisa digabung dengan rumah sakit jantung dan stroke.
"RSUP dengan rumah sakit jantung dan stroke tidak bisa digabung, karena itu terpisah dan harus berdiri sendiri," ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Eddy Iskandar, mengatakan rencana peminjaman tersebut sudah dibahas di Komisi II bersama Pj Sekda, Badan Keuangan, dan pihak terkait.
"Secara umum dari sisi legislatif ini masih dalam pembahasan yang melibatkan komisi, badan anggaran dan seluruh fraksi. Fraksi Golkar pada prinsipnya mendukung gubernur mewujudkan visi dan misi tersebut," ujar Eddy.
Menurut Eddy, DPRD akan melihat kemampuan keuangan daerah untuk membayar pinjaman tersebut dan menentukan pihak yang akan diajak bekerja sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....