Peluncuran Co-Billing PDAM dan Retribusi Sampah Pemkab Bangka Mulai 8 Juli 2026

  • 07 Jul 2026 14:04 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka akan meluncurkan program co-billing pembayaran PDAM dan retribusi pelayanan persampahan pada Rabu, 8 Juli 2026. Melalui inovasi ini, masyarakat nantinya dapat melakukan pembayaran rekening air PDAM sekaligus retribusi sampah dalam satu lembar tagihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan program co-billing menjadi langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, memperkuat pengelolaan retribusi daerah, serta mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

"Manfaat yang pasti dari co-billing ini adalah tingkat kepatuhan pembayaran akan meningkat secara drastis. Karena pembayaran retribusi sampah sudah terintegrasi dengan tagihan PDAM," ujar Boy Yandra kepada RRI, Selasa, 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan, melalui sistem tersebut, pelanggan yang tidak memenuhi kewajiban pembayaran retribusi sampah akan terintegrasi dalam mekanisme pembayaran bersama rekening PDAM. Hal ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar retribusi secara rutin.

Selain meningkatkan kepatuhan, co-billing juga dinilai mampu menekan biaya operasional penagihan. Pemerintah cukup menggunakan satu petugas dan satu lembar tagihan untuk dua jenis layanan, yakni pembayaran air PDAM dan retribusi persampahan.

"Dari sisi penagihan lebih hemat, karena cukup satu petugas dan satu kertas tagihan. Pengawasan serta transparansi juga akan lebih mudah dilakukan," ucapnya.

Melalui program co-billing, Pemerintah Kabupaten Bangka optimistis pengelolaan retribusi persampahan menjadi lebih tertib, transparan, dan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan kebersihan di daerah.

Sementara Direktur Perumdam Tirta Bangka Abdi Nursahri menuturkan, pihaknya siap menerapkan Co-Billing.

“Tinggal kalau untuk tenaga pengangkutan sampah tetap dari DLH, kita siap saja untuk penagihan dan pembayaran retribusinya,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....