Launching SPMB 2026, Bupati Beltim Tekankan Integritas dan Transparansi

  • 01 Jun 2026 15:09 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) harus berjalan transparan, objektif, tidak diskriminatif serta sesuai aturan yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten saat kegiatan launching SPMB tahun ajaran 2026/2027, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Kamarudin, proses penerimaan murid baru selalu menjadi perhatian masyarakat setiap tahunnya karena berkaitan langsung dengan akses pendidikan bagi anak-anak. Oleh sebab itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjaga integritas dan menjalankan setiap tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

"SPMB selalu menjadi perhatian masyarakat. Karena itu saya meminta seluruh pihak bersama-sama menjaga integritas dan transparansi selama proses penerimaan murid baru berlangsung," ujar Kamarudin.

Lebih lanjut Kamarudin mengatakan, transparansi dalam pelaksanaan SPMB menjadi kunci untuk memastikan seluruh calon murid memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses layanan pendidikan. Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

"Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan panitia pelaksana harus memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat terkait mekanisme, persyaratan, hingga jadwal pelaksanaan SPMB. Langkah ini penting untuk meminimalkan kesalahpahaman sekaligus memastikan proses penerimaan berjalan lancar," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sabarudin, mengatakan pihaknya berkomitmen menjalankan SPMB sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, seluruh sekolah diminta mematuhi petunjuk teknis pelaksanaan serta mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

"Kami ingin memastikan seluruh calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan. Karena itu, setiap tahapan SPMB harus dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Sabarudin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....