Hari Jadi ke-23, Bangka Barat Ajak Refleksi dan Perkuat Kolaborasi
- 26 Mei 2026 22:07 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Barat - Kabupaten Bangka Barat memperingati hari jadi ke-23 melalui Rapat Paripurna DPRD di Gedung Mahligai Betason II. Momentum ini dijadikan ajang refleksi bersama atas perjalanan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.
Pimpinan rapat paripurna Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Badri Syamsu, menyebut capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu serta dukungan seluruh elemen masyarakat yang menjaga suasana aman dan kondusif di Negeri Sejiran Setason.
“Maka sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada para pendahulu kita, kita harus tetap bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat daerah kita,” katanya, dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa, 26 Mei 2026.
Badri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat keamanan hingga masyarakat umum yang telah berkontribusi menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan sinergi kuat antara DPRD, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder.
“Menyikapi berbagai kendala, permasalahan dan tantangan tentunya menuntut sistem pengelolaan pemerintahan dan pembangunan yang responsif, kolaboratif, inovatif dan berkelanjutan dalam upaya memaksimalkan berbagai potensi dan keunggulan daerah,” ujarnya.
Sementara, Bupati Bangka Barat, Markus mengatakan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berkomitmen mempercepat pembangunan daerah melalui pengelolaan potensi lokal yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan.
"Dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketertinggalan, pemerintah daerah dituntut menerapkan sistem pemerintahan yang responsif, kolaboratif, serta mampu menciptakan terobosan pembangunan dengan melibatkan seluruh stakeholder dan masyarakat," ujar Markus.
Selain itu, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak demi mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat.
"Dengan semangat kebersamaan, dukungan, kritik konstruktif, serta menjunjung kearifan lokal, diharapkan proses pembangunan di Negeri Sejiran Setason dapat berjalan harmonis dan membawa kemajuan nyata bagi daerah dan masyarakat," katanya. (Rilis)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....