Belitung Timur Jadi Percontohan Digitalisasi Bantuan Sosial

  • 21 Mei 2026 17:38 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ditunjuk sebagai salah satu dari 42 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) tahun 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran, mempercepat proses pelayanan, serta memperkuat transparansi penyaluran bansos melalui sistem digital berbasis aplikasi Perlinsos atau Perlindungan Sosial.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam mengatakan, penunjukan Belitung Timur sebagai daerah percontohan merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik.

"Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur menunjukkan kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial," ujar Hani saat acara Sosialisasi Digitalisasi Bantuan Sosial di Auditorium Zahari MZ Belitung Timur, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menambahkan, sistem tersebut nantinya terintegrasi dengan identitas kependudukan digital melalui KTP digital sebagai pintu masuk utama atau single sign-on menuju portal Perlinsos.

Selain kegiatan sosialisasi, pemerintah juga akan melaksanakan Training of Trainers (TOT) bagi petugas terkait dan pendamping sosial.

" Pelatihan tersebut bertujuan mempersiapkan agen-agen di daerah agar mampu mendampingi masyarakat dalam penggunaan sistem digital bansos," ujarnya.

Dengan ditetapkannya Kabupaten Belitung Timur sebagai satu-satunya kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mendapatkan kepercayaan melaksanakan Program Digitalisasi Perlindungan Sosial ini, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait agar dapat mengawal dan melaksanakan program ini dengan baik.

"Ini sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Karena itu dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar program ini benar-benar berjalan maksimal,” ujarnya.

Melalui program percontohan ini, pemerintah berharap seluruh data penerima bantuan sosial di Belitung Timur dapat terintegrasi secara lebih akurat dan efektif, sehingga penyaluran bansos dapat berjalan lebih tepat sasaran dan transparan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....