PAD Bangka baru Terealisasi 27,07 persen dari Target

  • 14 Apr 2026 21:15 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Januari-Maret 2026 terealisasi Rp63.666.878.483,78 atau baru 27,07 persen dari target Rp235.224.470.836,00.

Rinciannya, Pendapatan Retribusi Daerah sebesar Rp29,929 miliar lebih, lalu Pendapatan Pajak Daerah Rp24,814 miliar lebih.

"Kemudian Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp7,472 miliar lebih, serta Lain-lain PAD yang Sah sebesar Rp1,450 miliar lebih," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka, Hariyadi, kepada RRI.CO.ID, Selasa, 14 April 2026.

Sementara secara keseluruhan, Pendapatan Daerah Kabupaten Bangka hingga akhir Maret 2026 ini sudah terealisasi Rp243 miliar lebih, dari target Rp1,001 triliun.

Hariyadi menjelaskan, pendapatan daerah yang diterima tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, serta Lain-lain Pendapatan yang Sah.

"Yang terbesar itu dari Pendapatan Transfer yakni sebesar Rp179,728 miliar, lalu Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp63,666 miliar," kata Hariyadi.

Pendapatan Transfer terdiri dari Dana Perimbangan yakni dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus fisik dan non fisik.

Selain itu ada penerimaan dari Transfer Pemerintah Pusat Lainnya berupa dana desa serta Transfer Pemerintah Daerah berupa dana bagi hasil.

Terpisah, salah seorang wajib pajak yang ditemui saat hendak membayar pajak hotel dan restoran, Hengki menyatakan optimismenya Pemkab Bangka dapat meraih target Pendapatan Daerah tahun ini. Hengki menyebut potensi PAD Kabupaten Bangka sangat lah besar.

"Saya kira banyak sekali sumber-sumber PAD di Bangka ini kalau bisa dimaksimalkan tentu akan berkontribusi besar bagi pendapatan daerah kita. Lihat saja potensi pariwisata, itu masih banyak yang belum tergarap maksimal. Lalu kita punya walet yang kata oemerintah pusat merupakan harta karun tak ternilai di Indonesia ini. Di Bangka kan banyak dan itu pasti bisa dimaksimalkan," ucap Hengki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....