Pemkot Pangkalpinang Hidupkan Kembali Agenda yang Eksis Era 90-an
- 04 Apr 2026 13:38 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar Golf Ceng Beng Cup 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Kampung Bintang.
Adapun gelaran tersebut berpusat di Lapangan Golf Girimaya, dan diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai kalangan, Sabtu 4 April 2026.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin menyampaikan gelaran ini menjadi inovasi Pemkot melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Pangkalpinang, yang menggabungkan antara olahraga dan budaya, dengan tujuan mempererat kebersamaan, serta menyambut tradisi Ceng Beng yang dijalankan masyarakat Tionghoa.
“Melalui Ceng Beng Cup ini, kita menyambut saudara-saudara kita yang melaksanakan ritual Ceng Beng di Kota Pangkalpinang. Kita meriahkan dengan kegiatan positif, salah satunya olahraga golf,” ujarnya, saat membuka kegiatan didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna.
Menurut Saparudin, turnamen ini merupakan upaya menghidupkan kembali agenda yang pernah eksis sejak era 1990-an. Kini, kegiatan tersebut kembali diangkat sebagai bagian dari kalender olahraga, sekaligus masuk dalam agenda Persatuan Golf Indonesia (PGI).
Wali Kota berharap, ke depan Ceng Beng Cup dapat digelar secara rutin setiap tahun dan menjadi pemicu lahirnya berbagai turnamen golf lainnya di Pangkalpinang.
“Kita ingin kegiatan seperti ini berkelanjutan. Tadi juga sudah kita komunikasikan, ke depan mungkin ada Kapolda Cup atau turnamen lainnya. Harapannya, olahraga bisa menjadi bagian dari promosi pariwisata kota,” katanya.
Pemilihan golf sebagai cabang yang dipertandingkan bukan tanpa alasan. Selain fasilitas yang sudah tersedia, olahraga ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda bagi peserta.
“Golf ini kan olahraga di ruang terbuka. Peserta bisa menikmati suasana alam Pangkalpinang, tidak hanya pantai, tetapi juga lanskap lapangan yang indah,” ucapnya
Sementara itu, penyelenggaraan Festival Kampung Bintang 2026, yang dilaksanakan 3-5 April 2026 sarat makna toleransi dan kebersamaan, melalui tema yang diusung, yakni “Menjaga Tradisi, Merajut Kebersamaan”.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna. Menurutnya festival kuliner Chinese halal bukan sekadar slogan, melainkan ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dalam memperkuat, serta merawat citra sebagai kota toleransi.
“Kita ingin Kota Pangkalpinang benar-benar dikenal sebagai kota toleransi. Melalui festival ini, masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berkumpul, menjaga tradisi, dan merajut kebersamaan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....