Volume Sampah di Belitung Timur Meningkat Selama Ramadan dan Lebaran
- 28 Mar 2026 12:18 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur – Volume sampah di Kabupaten Belitung Timur mengalami peningkatan selama momentum Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk kebiasaan berbenah rumah tangga menjelang lebaran.
Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur, Widiyanto, mengungkapkan bahwa lonjakan volume sampah sebenarnya sudah mulai terlihat sejak awal Ramadan. Ia menjelaskan, rata-rata volume sampah harian di Belitung Timur berada di kisaran 30 hingga 35 ton per hari.
Namun, pada periode tertentu selama Ramadan hingga lebaran, jumlah tersebut meningkat signifikan hingga mencapai 40 sampai 50 ton per hari, berdasarkan laporan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
| Baca juga: Kasus ODGJ Berat di Belitung Timur Meningkat |
"Kalau volume sampah memang ada peningkatan. Bukan hanya saat lebaran, tapi sejak awal Ramadan sudah kelihatan. Mungkin masyarakat berbenah di rumah masing-masing, jadi ada peningkatan,” ujar Widyanto, Sabtu 28 Maret 2026.
Widiyanto menambahkan, peningkatan volume sampah paling dominan terjadi di wilayah Kecamatan Manggar. Hal ini disebabkan wilayah tersebut merupakan pusat aktivitas perkotaan dengan jumlah penduduk yang lebih padat dibandingkan kecamatan lainnya seperti Kampit, Damar, dan Gantung.
“Memang dominannya di Manggar, karena wilayah kota dengan aktivitas dan kepadatan penduduk yang lebih tinggi, sehingga volume sampahnya juga lebih besar,” jelasnya.
Di akhir, Widiyanto mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya, terutama di area keramaian seperti bazar.
“Kami sangat butuh dukungan masyarakat. Jangan buang sampah sembarangan. Kalau fasilitas tidak terlayani, silakan buang di kontainer terdekat atau langsung ke TPA. Jangan dibuang di pinggir jalan apalagi sampai ke sungai,” tegasnya.
Salah seorang warga Manggar, Puput mengaku peningkatan volume sampah selama lebaran cukup terlihat, terutama di lingkungan permukiman dan area keramaian. Puput menilai pelayanan pengangkutan sampah masih berjalan cukup baik meskipun dalam suasana libur lebaran.
“Memang terasa lebih banyak dari biasanya, apalagi habis kumpul keluarga dan masak-masak. Sampah plastik sama sisa makanan jadi meningkat,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....