Stunting di Kecamatan Simpang Renggiang Tinggi, Perlu Kolaborasi Lintas Sektor
- 17 Mar 2026 20:40 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur - Pemerintah Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur, menyoroti meningkatnya angka stunting yang saat ini tercatat berada di atas 15 persen. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius melalui evaluasi menyeluruh terhadap upaya pencegahan dan penanganan yang selama ini telah dilakukan.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Simpang Renggiang, Ayu Nilam Sahri menyampaikan, peningkatan angka stunting menjadi indikator penting perlunya perbaikan dari berbagai aspek, mulai dari verifikasi dan validasi data, intervensi yang tepat sasaran, hingga penguatan peran lintas sektor dalam penanganannya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kunjungan lapangan di Desa Aik Madu, ditemukan bahwa balita yang mengalami stunting memiliki latar belakang yang beragam. Perbedaan tersebut mencakup pola asuh, pola makan, riwayat imunisasi, kondisi kesehatan lingkungan, tingkat pendidikan orang tua, hingga pengetahuan masyarakat terkait stunting.
"Kompleksitas faktor penyebab stunting tersebut menunjukkan bahwa penanganan stunting ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan kolaborasi berbagai pihak secara intensif dan berkelanjutan," ujar Ayu kepada RRI pada Selasa, 17 Maret 2026.
Ketua PKK berharap, melalui kerja sama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta masyarakat, angka stunting di Kecamatan Simpang Renggiang dapat ditekan secara bertahap.
Sementara itu, Camat Simpang Renggiang, Herri Susanto menegaskan bahwa penanganan stunting akan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kecamatan bersama para pemangku kepentingan terkait.
"Angka stunting ini menjadi hal yang sangat kami perhatikan. Kita langsung melakukan kunjungan ke sejumlah keluarga yang memiliki anak stunting bersama pemerintah desa setempat untuk melihat langsung kondisi anak serta mengidentifikasi akar permasalahan yang dihadapi," kata Herri.
Ke depan, pemerintah kecamatan berencana menggelar rapat koordinasi khusus pada bulan mendatang. Rapat tersebut akan difokuskan pada validasi data, perumusan solusi, penyatuan langkah, serta penguatan komitmen seluruh stakeholder guna mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Simpang Renggiang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....